Breaking News:

Berita Bengkalis

Masyarakat Cemas Ancaman Harimau, Kapolsek Pinggir Minta Camat Segera Koordinasi dengan Bupati

Kapolsek Pinggir memberikan keterangansaran terkait kecemasan masyarakat Desa Tasik Tebing Serai terhadap ancaman harimau.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Istimewa
Kapolsek Pinggir bersama tim memantau kondisi lokasi munculnya harimau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kapolsek Pinggir memberikan keterangansaran terkait kecemasan masyarakat Desa Tasik Tebing Serai terhadap ancaman harimau.

Sudah sembilan belas hari tim gabungan BKSDA, Polsek Pinggir berada di sekitaran Desa Tasik Tebing Serai melakukan pemantauan dan pemasangan jerat harimau sejak kasus penerkaman warga terjadi.

Namun sampai saat ini upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil, harimau masih berkeliaran di perkampungan dan kebun warga.

Hal ini diungkap Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika kepada tribunpekanbaru.com, Senin (25/4/2022) siang.

"Sudah beberapa kerangkeng kita pasang dengan umpan hewan ternak di sekitaran lintasan harimau ini. Namun sepertinya harimau cukup cerdas sehingga sampai saat ini belum dimakannya umpan jerat yang sudah di pasang," terang Maitertika.

Baca juga: Harimau Bengkalis Teror Warga, Tak Tertarik Umpan Kambing: Tak Takut Dengan Manusia

Kondisi yang belum ada kemajuan sampai saat ini membuat kecemasan warga makin terus bertambah di lokasi.

Pihak Polsek Pinggir bersama pemerintah kecamatan dan desa terus melakukan antisipasi dengan terus memantau dan mengimbau masyarakat berhati hati saat beraktifitas di luar rumah.

"Beberapa hari terakhir harimau ini berkeliaran disekitar permukiman warga. Tempat yang sudah di datangi harimau ini sudah dikosongkan sementara," terang Maitertika.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak beraktifitas di jam-jam harimau berkeliaran.

Sesuai pantauan mereka, harimau ini bermain main di lingkungan permukiman sekitar pukul lima sore hingga pukul enam sore.

"Pada jam jam tersebut kita minta masyarakat waspada dan hindari aktifitas di luar rumah. Terutama berada di lokasi lokasi yang sudah di kunjungi harimau tersebut," tandasnya.

Terkait kondisi kecemasan warga yang sudah berlangsung selama 19 hari ini, Kapolsek menyarankan kepada Camat Tualang Muandau untuk segera koordinasikan kondisi ini kepada Bupati Bengkalis.

"Tingkat keresahan masyarakat di sini karena harimau ini sudah sembilan belas hari. Satu hari saja kalau dalam keadaan cemas tentu terasa lama, untuk itu Camat kita minta segera laporkan kepada Bupati," terangnya.

Sehingga pemerintah daerah bisa mengambil langkah untuk membicarakan dengan provinsi, nantinya pihak provinsi bisa mengambil langkah lain.

"Karena kalau hanya pasang jerat seperti saat ini saja seperti harimau ini cukup cerdas dan tidak mau memakan umpan jeratnya," tambah Kapolsek.

Sementara itu Camat Tualang Muandau Nasrizal menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan kondisi di lapangan dengan Bupati Bengkalis.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melengkapi laporan kepada bupati secara detail sehingga bisa diambil langkah dengan berkoordinasi bersama provinsi untuk keselamatan masyarakat di sini.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved