Breaking News:

Buntut Danramil Minta THR, Pimpinan TNI Geram & Lakukan Hal Ini

Komandan Satuan jajarannya untuk menekankan prajurit dan satuannya agar tidak meminta THR kepada siapapun

Tribun Pekanbaru/Kompas.com/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
THR Karyawan Swasta di Pekanbaru Tetap Dibayarkan, Wakil Walikota Pekanbaru Ingatkan Perusahaan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Institusi TNI AD kini menjadi sorotan karena dipermalukan akibat kelakuan oknumnya.

Menyikapi beredarnya surat permintaan bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 2022 oleh oknum prajurit TNI AD, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna menegaskan bahwa pimpinan TNI AD melarang keras para prajurit dan satuan untuk meminta bantuan lebaran.

Tatang mengatakan Pimpinan TNI AD telah memerintahkan kepada para Komandan Satuan jajarannya untuk menekankan prajurit dan satuannya agar tidak meminta THR kepada siapapun dengan alasan apapun.

“Akan ada tindakan tegas kepada oknum prajurit atau satuan yang terbukti melanggar perintah pimpinan TNI AD tersebut,” tegas Tatang dalam keterangannya di Madispenad Jakarta pada Rabu (27/4/2022).

Atas nama TNI AD, Tatang juga menyayangkan masih adanya oknum prajurit yang melakukan pelanggaran dengan meminta bantuan THR kepada perusahaan atau warga meskipun hasilnya untuk didonasikan atau diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu.

Ia juga mengimbau semua pihak untuk melaporkan atau mengkonfirmasi kepada satuan TNI AD terdekat apabila melihat atau mengetahui pelanggaran yang dilakukan oknum prajurit TNI AD.

“Atas nama pimpinan TNI AD kami menyampaikan permohonan maaf dengan adanya surat edaran permintaan dana THR yang dilakukan oleh oknum prajurit tersebut,” kata Tatang.

Diberitakan sebelumnya TNI Angkatan Darat akan memberi sanksi oknum Danramil 1701-02/Jayapura Utara yang meminta bantuan minuman kaleng dan mineral untuk masyarakat kurang mampu di wilayah Jayapura Utara.

Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna menjawab terkait beredarnya Surat Danramil 1701-02/Jayapura Utara di medsos yang berisi permintaan bantuan dan partisipasi untuk meminta bantuan minuman kaleng dan mineral untuk masyarakat kurang mampu di wilayah Jayapura Utara.

"Benar terdapat surat permintaan bantuan dan partisipasi tersebut yang ditandatangani Danramil 1701-02/Jayapura Utara. TNI AD sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oknum Danramil 1701-02/Jayapura Utara, dan akan memberikan sanksi karena telah mencoreng nama baik institusi," kata Tatang ketika dikonfirmaasi pada Rabu (27/4/2022).

Ia mengatakan surat permintaan tersebut dibuat tanpa sepengetahuan atau tanpa ada perintah dari Dandim 1701/Jayapura Utara selaku atasan langsung Danramil 1701-02/Jayapura Utara.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved