Breaking News:

Depresi Ditinggal Istri, Hidup Pun Jadi Beban Keluarga, Pria Ini Berakhir Tragis Pakai 2 Cara Bundir

Korban adalah DS (41) alias Daniel ditemukan dalam kondisi tewas tak wajar di gudang rumah, Rabu 27 April 2022.

foto/istimewa
Ilustrasi korban bunuh diri 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pria ini mengakhiri hidupnya secara tragis, yakni gantung diri dan minum zat berbahaya.

Kondisinya saat ditemukan sungguh mengerikan, dan membuat keluarga jadi geger.

Korban adalah DS (41) alias Daniel warga RT/17, RW/05, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT .

Daniel ditemukan dalam kondisi tewas tak wajar di gudang rumah, Rabu 27 April 2022.

Jenazah DS pertama kali ditemukan oleh saudara dengan posisi leher tercekik tali nilon yang diikat pada tiang pintu yang berada di ruanganan gudang rumah keluarganya.

Fatima Daniel, Sepupu kandung dari Korban saat ditemui Pos-Kupang.Com di rumah duka mengatakan sebelum akhiri hidupnya dengan cara tragis, korban sempat meminum bayklin atau pemutih pakaian.

"Korban bermain di rumah saya sampai jam 1 malam.

Informasi yang saya tahu bahwa sebelumnya korban sudah minum dua teguk bayklin", kata Fatima.

"Kami pun tidak tahu korban minum bayklin ini dimana, tapi saat dilarikan ke rumah sakit kartini, korban mengaku bahwa sudah minum bayklin tersebut dan pihak rumah sakit klaim bahwa cairan tersebut sudah masuk ke organ dalam tubuhnya", tambahnya

Usai mendapat penanganan medis di rumah sakit, keluarga ingin membawah korban ke RSJ, tapi korban menolak.

Setelah itu, korban pun langsung dibawah ke rumah Fatima dan dibuatkan bubur karena saat itu korban masih dalam keadaan lemas.

Fatima mengatakan, saat korban pulang bersama-sama dengan keempat saudaranya, masih sempat bercerita hingga Pukul 03.00 Wita di rumah atau saat ini jenazah disemayamkan.

"Saat pulang dari rumah saya, korban bersama dengan saudaranya masih bercerita sampai Pukul 03.00 Wita, tapi berselang 30 menit, korban ditemukan tidak bernyawa lagi dalam keadaan gantung diri di kamar gudang", ungkapnya.

Menurut Fatima, korban selalu mengeluh tentang kematian istrinya.

"Mungkin pengaruh depresi ditinggalkan istrinya dan beban keluarga, maka korban akhiri hidupnya dengan cara yang tidak wajar", tandas Fatima

Keluarga pun menerima kematian korban. Selanjutnya korban akan dimakamkan di TPU Liliba pada Kamis 28 April 2022.(*)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Sebelum Tewas Gantung Diri, Korban DS Minum Pemutih Pakaian

Sumber Tribunnews

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved