Breaking News:

Rumah Ketua Umum PDIP Megawati Tutup: Mohon Maaf Tidak Ada Open House

ketika pandemi terjadi dan Presiden Joko Widodo meminta pandangannya terkait dengan hal tersebut

Tribunnews.com/Fersianus Waku
Sebuah tulisan 'Mohon Maaf Tidak Ada Open House' di depan rumah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, tidak ada gelar open house, Senin (2/5/2022).

Pantauan Tribunnews di lokasi sekira pukul 08.22, di depan rumah mantan Presiden RI ke-5 tersebut bertuliskan 'Mohon Maaf Tidak Ada Open House.'

Anggota Brimob dengan senjata laras panjang juga berjaga di depan rumah Megawati.

Sementara di depan kediamannya terdapat beberapa kendaraan pribadi yang sedang memarkir.

Seorang petugas mengatakan tidak ada gelar open house pada hari raya  Idul Fitri 2022 ini.

Menurutnya, di kediaman dari anak  kedua dan putri pertama Soekarno tersebut hanya ada acara keluarga.

"Tidak ada open house, mas. Hanya ada acara keluarga," ujarnya.

Kebingungan Bu Megawati, Ibu-ibu Berbondong-bondong Beli Baju Baru, Mereka Antri Minyak Goreng

Mantan Presiden Indonesia Megawati Soekarno Putri, sangat bingung dengan fenomena yang terjadi saat ini.

Ia bingung dengan fenomena antrean minyak goreng akibat kelangkaan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pasalnya, menurut Ketua Umum PDIP itu saat ini, ibu-ibu justru berbondong-bondong belanja ke pasar untuk membeli baju baru.

"Saya lihat di pasar-pasar sekarang akibat sudah dilepaskannya PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, padahal di sisi lain bingung, mereka antri minyak goreng," ujar Megawati di dalam acara Kick Off Pembentukan BRIDA yang ditayangkan secara virtual, Rabu (20/4/2022).

Menurut dia, fenomena ibu-ibu ini perlu untuk diteliti lebih lanjut untuk mengetahui kondisi perekonomian Indonesia yang sebenarnya.

Megawati pun menilai, peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menjadi penting untuk memotret fenomena-fenomena sejenis di daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved