Breaking News:

Banyak Napi Terima Remisi Lebaran, Kemenkumham Hemat hingga Rp72 Miliar Biaya Makan

Narapidana diminta berperan aktif dalam mengikuti program pembinaan serta tidak melakukan perbuatan melanggar hukum dan melanggar tata tertib.

google
Ilustrasi Narapidana 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham) menebar 139.232 remisi khusus terhadap narapidana di Indonesia. Mereka pun mengaku irit Rp72 miliar anggaran negara.

Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti menyampaikan bahwa penghematan anggaran itu berasal dari uang makan para narapidana.

Adapun estimasi biaya makan per narapidana Rp17 ribu per orang.

"Pemberian remisi kali ini juga menghemat anggaran makan narapidana sebesar Rp72.123.435.000,- dari rata-rata anggaran biaya makan sebesar Rp17.000,- per hari per orang," kata Rika saat dikonfirmasi, Selasa (3/5/2022).

Ia menyampaikan pemberian remisi ini juga selaras dengan program asimilasi di rumah bagi narapidana dan Anak melalui Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 43 Tahun 2021 juga menjadi respon Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI terhadap situasi pandemi Coronavirus disease (COVID-19) yang masih ditetapkan sebagai bencana non-alam nasional. 

“Dengan dikeluarkannya kebijakan ini diharapkan mengurangi penyebaran COVID-19 di Lapas/Rutan/LPKA dan sebagai sarana untuk mengurangi overcrowded yang sudah mencapai 106%. Kondisi overcrowded berdampak pada kurang optimalnya pelayanan dan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan,” jelas Rika.

Lebih lanjut, Eika menyampaikan bahwa Ditjenpas mengucapkan selamat kepada para narapidana yang mendapat RK Idulfitri.

Narapidana diminta berperan aktif dalam mengikuti program pembinaan serta tidak melakukan perbuatan melanggar hukum dan melanggar tata tertib.

“Hak-hak WBP pasti akan terpenuhi sepanjang memenuhi syarat yang telah ditentukan,” pungkas Rika.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 139.232 narapidana mendapatkan remisi saat hari raya Idul Fitri 1443 H. Adapun 675 narapidana di antaranya langsung bebas seusai mendapatkan remisi pada Senin (2/5/2022).

"Sebanyak 675 narapidana bisa berlebaran bersama keluarga usai mendapat Remisi Khusus (RK) II atau langsung bebas pada Hari Idulfitri 1443 Hijriah.

Sementara itu, 138.557 narapidana mendapat RK I atau pengurangan sebagian.

Totalnya, sebanyak 139.232 narapidana mendapat RK Idulfitri tahun ini," kata Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti saat dikonfirmasi, Selasa (3/5/2022).

 Rika menjelaskan bahwa remisi itu merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku yang ditunjukkan ketika menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved