Breaking News:

Berita Dumai

Terbanyak Remisi 1 Bulan, Diterima 313 Napi di Dumai, Lainnya Terima 2 Bulan hingga 15 Hari

313 napi di Dumai mendapat pengurangan hukuman 1 bulan, dan 59 orang lainnya mendapat 1 bulan 15 hari, dan 15 orang mendapat remisi 2 bulan

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Kepala Rutan Dumai, Pance Daniel Panjaitan menyerahkan berkas remisi khusus Idul Fitri ke perwakilan warga binaan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Sebanyak 473 orang warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan), Kelas II B Dumai, mendapatkan remisi khusus hari besar keagamaan di perayaan Idul Fitri 2022.

Remisi yang diberikan kepada warga binaan yang merayakan Idul Fitri tahun 2022 ini bervariasi, mulai dari pengurangan masa tahanan selama 15 hari hingga dua bulan.

Kepala Rutan Dumai, Pance Daniel Panjaitan mengungkapkan, bahwa remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat untuk menerima remisi.

Ia menambahkan, remisi ini diberikan kepada para warga binaan beragama Islam dan merayakan Idul Fitri 2022.

"Warga binaan yang mendapat remisi di perayaan idul Fitri ini merupakan para warga binaan yang telah memenuhi syarat," katanya, Kamis (5/5/2022)

Besaran remisi yang diberikan kepada 473 orang warga binaan ini antara lain, sebanyak 86 warga binaan mendapat remisi 15 hari.

Sedangkan, 313 orang mendapat pengurangan hukuman 1 bulan, dan 59 orang lainnya mendapat 1 bulan 15 hari, dan 15 orang mendapat remisi dua bulan.

"Remisi ini merupakan wujud apresiasi dari pemerintah terhadap warga binaan yang merayakan hari besar keagamannya. Hal ini juga selaras dengan sistem pemasyarakatan yang melihat pemidanaan harus mengedepankan aspek pendekatan pembinaan," imbuhnya.

Pance menjelaskan, perayaan Idul Fitri tahun 2022 diharapkan jadi momentum titik balik warga binaan agar terus berbuat baik.

"Kita berharap warga binaan yang mendapat remisi bisa intropeksi diri, maka momen Idul Fitiri ini menjadi waktu yang tepat bagi warga binaan untuk menjadi menjadi manusia mandiri, tidak mengulangi tindak pidananya,” ujarnya.

“Serta dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan di masyarakat, sesuai dengan tujuan sistem pemasyarakatan," pungkasnya.

Sebelum remsi diberikan, warga binaan yang beragama Islam lebih dulu menunaikan ibadah Salat Idul Fitri secara bersama-sama.

( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved