Breaking News:

Berita Pelalawan

Karhutla Mulai Muncul di Pelalawan, Setengah Hektar Lahan Gambut Hangus Terbakar

Lahan kosong berupa gambut seluas setengah hektar di Kecamatan Pangkalan Kerinci ludes terbakar pada Senin (9/5/2022) sore lalu.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Dok Damkar Pelalawan
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai muncul di Kabupaten Pelalawan, Riau. Lahan seluas setengah hektar di Kecamatan Pangkalan Kerinci ludes terbakar pada Senin (9/5/2022) sore lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai muncul di Kabupaten Pelalawan, Riau. Lahan seluas setengah hektar di Kecamatan Pangkalan Kerinci ludes terbakar pada Senin (9/5/2022) sore lalu.

Api terdeteksi di Gang 2000 Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan, Pelalawan sekitar pukul 17.00 wib.

Karhutla timbul di lahan kosong yang ditumbuhi kepala sawit diduga milik masyarakat.

Api sempat membesar dan melalap semak belukar maupun tanaman sawit yang ada.

Hingga akhirnya tim dari Satpol dan Damkar Pelalawan turun ke lokasi untuk melakukan penanggulangan kebakaran.

"Lahan yang terbakar lebih kurang setengah hektar. Ada juga sawit yang tumbuh di lokasi itu," ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Syafrizal kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (10/5/2022).

Syafrizal menerangkan, areal yang terbakar merupakan lahan gambut yang cukup dalam.

Dibutuhkan penanganan ekstra agar api tidak menjalar ke lahan lain dengan cara melokalisir daerah Karhutla serta memadamkan pangkal api.

Setelah api berhasil dipadamkan, dilanjutkan dengan pendinginan agar bara api yang masih tersimpan dalam tanah padam total.

Sehingga tidak menimbulkan asap atau bahkan berpotensi kembali terbakar.

Pihaknya menerjunkan 15 orang personil Damkar lengkap dengan peralatan seperti mobil, selang, hingga mesin-mesin dibutuhkan.

Beruntung ketersediaan air di lokasi mencukupi untuk memadamkan api.

"Proses pemadaman dan pendinginan memakan waktu satu jam setengah. Semuanya tuntas dan sudah bisa ditinggalkan," tuturnya.

Syafrizal menyampaikan, tim akan tetap melakukan patroli di areal bekas terbakar, memantau kondisi setelah operasi pemadaman berhasil.

Untuk mengantisipasi api muncul kembali di lokasi yang sama.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved