Breaking News:

Bocah 3 Tahun Meninggal Dunia, Diduga Hepatitis Akut

Kronologi kematian bocah 3 tahun tersebut disampaikan Kabid P2PL Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima Alamsyah.

net
Ilustrasi tewas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dugaan Hepatitis Akut telah menjangkiti 10 anak di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menjadi perhatian tenaga medis.

Satu orang bocah yang dinyatakan meninggal dunia, hanya mengalami sakit selama 7 hari.

Kronologi kematian bocah 3 tahun tersebut disampaikan Kabid P2PL Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima Alamsyah.

Awalnya bocah yang tidak dipublikasikan identitasnya tersebut, mengalami sakit dan dirawat jalan di rumahnya selama 5 hari.

"Keluarga mengira itu sakit panas biasa," ungkap Alamsyah.

Hingga bocah malang tersebut, mengalami kejang dan dilarikan ke PKM Bolo pada 1 Mei 2022.

"Jadi petugas di PKM Bolo menerima pasien dalam kondisi kejang," ujarnya.

Karena peralatan medis yang terbatas, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan di ICU.

Pada hari yang sama pasien masuk ke PKM Bolo.

"Sekitar dini hari, langsung dirujuk," ungkapnya.

Sayangnya, kondisi ICU di RSUD Bima sudah penuh dan pasien butuh perangkat ICU, sehingga segera dilarikan ke RSUD Kota Bima.

Pasien tiba di RSUD Kota Bima pada 2 Mei 2022 dan bocah perempuan tersebut langsung masuk ICU karena kondisinya yang berat.

"Tapi beberapa jam kemudian, sekitar jam 11 siang dinyatakan meninggal dunia," kata Alamsyah.

Artinya, sejak sakit di rumahnya, pasien mengalami sakit selama satu pekan hingga akhirnya meninggal dunia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved