Breaking News:

Berita Kampar

Banyak PKS Masih Beli TBS dengan Harga Murah, Disbun Kampar Dukung Gubernur Lapor Presiden

Pabrik Kelapa Sawit di Kampar membeli harga Tanda Buah Segar di bawah ketetapan Disbun Riau, Pemkab Kampar dukung langkah Gubri lapor ke Presiden.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: CandraDani
ISTIMEWA
sawit 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan atau Disbunnakkeswan Kampar mendukung Gubernur Riau akan melapor ke Presiden soal harga Tandan Buah Segar (TBS).

Kepala Disbunnakkeswan Kampar, Syahrizal berharap, rapat koordinasi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Riau yang dijadwalkan pada Selasa (17/5/2022), akan menghasilkan solusi.

Hasil rakor yang akan dihadiri unsur pemerintah, petani dan pengusaha tersebut dapat menjadi bahan laporan ke Presiden.

Ia telah menerima undangan tersebut.

Ia pun akan berusaha hadir meski kondisi kesehatannya kurang baik.

Ia sendiri belum memiliki gambaran soal langkah yang akan ditempuh.

Menurut dia, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kampar masih membeli harga Tanda Buah Segar (TBS) di bawah ketetapan Disbun Riau.

"Tentu harga beli di penampungan (ramp) di bawah harga pabrik," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (16/5/2022).

Ia mengatakan, PKS masih saja membeli TBS dengan harga lebih murah meski sudah diingatkan.

Ia mengakui pihak pabrik kurang terbuka soal hitung-hitungan harga yang diberlakukan.

"Disbun Provinsi sudah turun, kita juga dibawa. Penanganan masalah ini juga sudah melibatkan penegak hukum, tetapi masalah ini belum teratasi," ujarnya.

Menurut dia, pabrik beralasan tidak dapat berproduksi dalam kuantitas seperti biasanya.

Sebab permintaan Crude Palm Oil ( CPO) menurun.

Pabrik mengaku tidak memiliki tempat penampungan hasil olahan yang cukup.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved