Breaking News:

Hadiah Istimewa Sekda Muhammad Jamil ke Ibunda, Hadirkan UAS di Desa Binuang

Sekda Kota Pekanbaru Muhammad Jamil sengaja mendatangkan Ustadz Abdul Somad ke kampungnya, Desa Binuang, Kabupaten Kampar sebagai hadiah bagi ibunya

Editor: Rinal Maradjo
istimewa
UAS foto selfie dengan Sekda Kota Pekanbaru Muhammad Jamil dan ibundanya pada Ahad (15/5/2022) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Hari Ahad (15/5/2022) adalah hari yang sangat berkesan bagi Uwuo Syamsidar.

Siang itu, ia mendapat hadiah istimewa dari sang anak Muhammad Jamil S.Ag, M.Ag, M.Si.

Hadiah itu berupa kedatangan Ustadz Abdul Somad ( UAS) ke kediaman sederhana Uwo Syamsidar di Dusun Matoluok, Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Uwo Syamsidar sendiri tampak haru dengan kehadiran Ustadz Abdul Somad.

Wanita berusia lebih dari 83 tahun itu, samasekali tak menyangka, sosok ulama asal Riau yang biasa ditontonnya lewat televisi itu, kini hadir di hadapan mata.

"Alhamdulillah, ambo dipertemukan dengan Ustadz Abdul Somad," kata Uwo Syamsidar dengan mata berkaca-kaca

Kehadiran Ustadz Abdul Somad ke Desa Binuang adalah berkat kegigihan Muhammad Jamil "mendesak" UAS.

Melalui sahabatnya, Muhammad Jamil meminta UAS untuk memberikan ceramah ke kampung halamannya.

Dan desakan itu ternyata berhasil.

UAS pun akhirnya menjadwalkan Desa Binuang ke agenda ceramahnya.

Muhammad Jamil mengaku, niat ia mengundang UAS ke Desa Binuang, tak sekadar memberi siraman rohani.

"Tapi lebih dari itu, saya ingin menjadikan kehadiran UAS sebagai hadiah bagi Omak," sebut Muhammad Jamil.

Dan apa yang dilakukan oleh Muhammad Jamil itu ternyata mendapat apresiasi dari UAS.

"Ambo baru dapek jawaban. Bahwa apa yang dilakukan Muhammad Jamil adalah untuk menyenangkan hati omak. Ado urang, perempuan yang sangat beruntung. Umurnya 83 tahun, sehat wal afiat, anaknyo sekolah agamo dan berhasil. Lalu dibaonyo Ustadz Somad ondak manyonangkan hati omaknyo," sebut UAS dalam ceramahnya di Masjid Al Maarif, Desa Binuang.

Lalu, UAS mengingatkan kepada anak-anak muda di Desa Binuang, bahwa apa yang dilakukan oleh Muhammad Jamil terhadap ibundanya adalah teladan yang harus dicontoh.

"Kalau ingin berhasil hidup, mako senangkanlah hati omak," tegas UAS.

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved