Breaking News:

Berita Dumai

Kalaksa BPBD Dumai Ingatkan Masyarakat di Pinggiran Sungai Waspada Banjir Rob Naik di Malam Hari

Kalaksa BPBD Dumai, Adyan Bangga Pranata Harahap mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar sungai untuk tetap waspada banjir rob.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Kalaksa BPBD Dumai, Adyan Bangga Pranata Harahap mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar sungai untuk tetap waspada banjir rob. FOTO: Pasang rob genangi Jalan Hasanudin Dumai pada malam hari 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan penanggulan bencana daerah (BPBD) Dumai, Adyan Bangga Pranata Harahap mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar sungai untuk tetap waspada banjir rob, yang naik di malam hari.

Kota Dumai, merupakan salah satu daerah pesisir Provinsi Riau, yang menjadi langganan terkena pasang keling atau banjir rob.

Bahkan, jika banjir rob melanda, sejumlah ruas jalan, dan rumah di Kecamatan Dumai Kota, akan tergenang ‎ seperti jalan protokol, Sultan Hasanuddin, Sultan Syarif Kasim, bahkan pasang keling juga merendam Jalan Cempedak, jalan Jeruk serta sejumlah gang di jalan tersebut.

Di antaranya Gang Kandis, Gang Apel dan Gang Sukun.

Tak sampai disitu, sejumlah rumah di ‎jalan dan gang di Kelurahaan Rimba Sekampung, juga tergenang selalu menjadi langganan terendam banjir rob.

Namun berbeda dari biasanya, pasang rob beberapa hari belakangan ini naik pada malam hari, tentunya, masyarakat di sekitar Sungai Dumai, wajib waspada.

"Memang kota Dumai, selalu bahkan rutin terkena dampak banjir rob atau pasang keling, karena memang kita dekat dengan laut, dan banjir rob beberapa hari belakangan ini naiknya di malam hari jadi harus lebih waspada," kata Kalaksa BPBD Dumai, Adyan Bangga Pranata Harahap, Rabu (18/5/2022).

Ia menambahkan, jika banjir rob melanda, Sejumlah ruas jalan, dan rumah di Kecamatan Dumai Kota, akan tergenang ‎ seperti jalan protokol, Sultan Hasanuddin, Sultan Syarif Kasim, bahkan pasang keling juga merendam Jalan Cempedak, jalan Jeruk serta sejumlah gang di jalan tersebut.

Diakuinya, sebagai langkah antisipasi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PUPR, untuk melakukan normalisasi sejumlah drainase yang ada di Dumai Kota, agar jika pasang rob melanda, juga akan cepat surut.

‎Dirinya menghimbau kepada masyarakat di sekitar pesisir Sungai Dumai, ataupun didaerah Rimba Sekampung waspada dan siaga terhadap dampak pasang air laut maksimum.

Ia meminta jika masyarakat membutuhkan pertolongan saat banjir rob melanda ‎bisa berkoordinasi dengan lurah atau camat.

"Saat banjir rob waspada juga sama hewan-hewan melata, seperti ular dan lainya apalagi di malam hari, untuk barang elektronik letakan di tempat yang lebih tinggi, banjir rob diprediksi akan tinggi dalam beberapa hari kedepan," imbuhnya

Sementara, Kuswoyo warga Dumai, mengaku bahwa pasang rob beberapa hari belakangan bisa dikatakan tinggi, dan naiknya pada malam hari.

"Takut sama hewan hewan melata sih Bang, apalagi malam hari kan biasanya hewan hewan melata itu lebih agresif sih, jadi lebih waspada saja," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved