Breaking News:

Berita Riau

Warning Keras! Kapolda Riau Ancam Mafia yang Selewengkan Migor Usai Larangan Ekspor Dicabut Jokowi

Kapolda Riau beri warning, jangan ada pihak atau 'mafia' yang masih berani mencoba melakukan perbuatan penyelewengan usai larangan ekspor dicabut

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal warning mafia yang coba selewengkan migor usai larangan ekspor dicabut Presiden Jokowi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Keran ekspor bahan turunan sawit termasuk CPO resmi dibuka kembali Senin 23 Mei 2022, namun Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal tetap beri warning keras bagi pihak-pihak yang nekat melakukan penyelewengan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, secara resmi mencabut larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan minyak goreng.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya presiden mengambil langkah kebijakan dengan mengeluarkan larangan untuk ekspor komoditi andalan Indonesia ini, per 28 April 2022.

Namun pada Kamis (19/5/2022) kemarin, Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan resmi untuk membuka kembali keran ekspor.

Menurut Presiden, diperbolehkannya kembali kegiatan ekspor, karena pasokan minyak goreng telah melebihi kebutuhan dalam negeri.

“Saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022,” kata Jokowi.

Terkait ini, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, mengajak semua pihak khususnya di Bumi Lancang Kuning, untuk mendukung kebijakan strategis Presiden Jokowi ini.

Disebutkan Irjen Iqbal, dengan dibukanya kembali keran ekspor, diharapkan akan dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani sawit.

Masyarakat tentunya juga sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah yang telah mendengarkan aspirasi mereka.

"Pastinya ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat khususnya di Riau," kata Irjen Iqbal, Jumat (20/5/2022).

Ia pun memberikan warning atau peringatan keras, jangan sampai ada pihak atau 'mafia' yang masih berani mencoba melakukan perbuatan penyelewengan.

Disebutkan Jenderal polisi bintang dua ini, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah tegas bagi siapa saja yang kedapatan melakukan pelanggaran.

"Kepada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang masih saja mencoba mengambil kesempatan untuk mengeruk keuntungan, kita tidak main-main. Akan kita tindak tegas," ancamnya.

Diungkapkan Kapolda Riau, kepentingan masyarakat tentunya menjadi hal utama yang harus diprioritaskan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved