Breaking News:

Kanwil DJP Riau Sita Rp4.9 Miliar Aset Wajib Pajak Secara Serentak

Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau melakukan kegiatan Sita Serentak Periode I

Editor: Ilham Yafiz
ISTIMEWA
KPP MadyaPekanbarumelakukanpenyitaanatas 3 unit mobil di Kota Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kantor PelayananPajak (KPP) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau melakukan kegiatan Sita Serentak Periode I pada hari Kamis, 19 Mei 2022 dengan melibatkan 6 KPP.

Kegiatan yang menjadi salah satu ciri khas Kanwil DJP Riau ini berhasil menyita aset senilai Rp4.9miliar yang berasal dari 19 aset milik 12 Wajib Pajak (WP).

KPP Pratama Pekanbaru Senapelan menyita rekening bank, KPP Pratama Dumai menyita 2 bidang tanah dan 1 unittruk, KPP Pratama Rengat menyita rekening bank dan 8 unit truk, KPP Pratama Pekanbaru Tampanmenyita 2 unit mobil, KPP Madya Pekanbarumenyita 3 unit mobil,dan KPP PratamaBengkalismenyita 1 unit truk.

Di sisi lain, KPP PratamaPangkalanKerinci di saat yang bersamaan sedang  mengupayakan tindakan penyitaan dengan meminta bantuan pengamanan dari pihak kepolisian setempat dikarenakan masih terdapat resistensidari WP.

Tindakan penyitaan merupakan tindakan penagihan aktif yang dilakukan setelah penyampaian Surat teguran, Surat Paksa, dan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan sesuai dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2000 tentangPenagihanPajak.

Untuk penyitaan rekening bank,Juru Sita Pajak Negara (JSPN) telah terlebihdahulu melakukan tindakan pemblokiran.

Sebelumsampaiketahappenyitaan, Kanwil DJP Riau telah mengutamakan melakukan tindakan persuasif namun WP tetap tidak melunasi tunggakannya.

Dengan dilakukannya tindakan penyitaan, asetmilik WP menjadi berada dalam penguasaan negara sebagai jaminan pelunasan utang pajak.

Apabila WP tidak melunasi utang pajaknya beserta biaya penagihan pajak sampai dengan jangka waktu sesuai undang-undang, maka akan dilanjutkan dengan melakukan penjualan atas barang sitaan (lelang)
 atau pemindahbukuan ke rekening kas negara untuk aset sitaan berupa rekening bank.

Kepala Kanwil DJP Riau, Ahmad Djamhari mengapresiasi seluruhpetugas di lapangan yang telah bekerja keras dalam rangka penegakan hukum pajak untuk mengamankan penerimaan negara.

Tindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi WP penunggak pajak dan memberikan edukasi bagi WP pada umumnya tentang hak DJP untuk melakukan penyitaan atas tunggakan pajak. (adv)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved