Breaking News:

Berita Pekanbaru

Puluhan Pengungsi Rohingya Kabur, Tim PPLN di Pekanbaru Duga Jadi Korban Human Trafficking

Sebanyak 26 orang pengungsi Rohingya di Kota Pekanbaru melarikan diri dari akomodasinya. Diduga menjadi korban jaringan sindikat human trafficking

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky
Pengungsi Rohingya yang tiba di Pekanbaru ditempatkan di lokasi penampungan sementara di Wisma D'Cops 2 2 Jalan Cipta Sari, Kecamatan Bukit Raya. Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Sebanyak 26 orang pengungsi Rohingya di Kota Pekanbaru melarikan diri dari akomodasinya.

Puluhan orang pengungsi itu kabur dari Wisma D'cop 2 di Jalan Cipta Sari, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya.

Ada dugaan puluhan pengungsi ini menjadi korban jaringan sindikat human trafficking atau perdagangan orang.

Tim Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) menduga ada keterlibatkan sindikat perdagangan orang membantu pelarian para pengsungsi.

"Kita perkirakan ada sindikat peredangangan orang yang membantu pelarian para pengungsi ini," ujar Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Kamis (26/5/2022).

Dirinya mengatakan ada kemungkinan para pengungsi hendak ke Malaysia.

Para pengungsi kabur karena Indonesia bukanlah segara tujuan utamanya.

Mereka sempat terdampar di Indonesia saat sedang berlayar menuju Malaysia.

Tapi para pengungsi kabur lagi setelah berkomunikasi dengan jaringan sindikat perdagangan orang.

"Ini kebiasaan mereka sejak di Aceh, itu kebiasaannya lari dari akomodasi," terang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved