Breaking News:

Gapki Riau Dukung Kebijakan Pemprov Riau Dalam Percepatan Penyerapan TBS

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau mendukung dan mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang membuka keran ekspor CPO

TRIBUN PEKANBARU
Ketua Gapki Riau Lichwan Hartono (6 dari kanan) saat acara Sosialisasi dan Klinik ISPO beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau mendukung Pemprov Riau dalam mengawal percepatan penyerapan TBS.

Plt Ketua Gapki Riau, Lichwan Hartono mengatakan, pihaknya akan mengimbau seluruh pengusaha sawit untuk mempercepat penyerapan TBS petani di pabrik-pabrik kelapa sawit sesuai arahan dari Pemprov Riau. 

Gapki Riau juga mendukung dan mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang membuka keran ekspor Crude Palm Oil ( CPO). 

Lichwan Hartono menilai pembukaan ekspor CPO bisa memulihkan perekonomian negara. 

Sebab, kebijakan pembukaan keran ekspor bisa  mengerek harga tandan buah segar (TBS) sawit.

"Dengan naiknya harga TBS di tingkat petani, tentu sangat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. Ada perputaran ekonomi. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi langkah pemerintah yang telah membuka keran ekspor CPO," ujar Lichwan Hartono, Selasa (30/5/2022).

Meski keran ekspor dibuka, namun Lichwan Hartono percaya pengusaha sawit akan menjamin ketersediaan CPO dalam negeri untuk kebutuhan minyak goreng. 

Ia pun akan mengimbau seluruh pengusaha sawit yang tegabung di Gapki untuk serius memperhatikan ketersediaan kebutuhan lokal tersebut.

Ia juga meminta seluruh pabrik sawit (PKS) tersebut untuk melakukan segala upaya dalam mempercepat penyerapan TBS agar kualitas TBS tetap terjaga.

"Kemarin memang sempat ada penumpukan TBS di beberapa PKS, hal itu lantaran tanki penyimpanan CPO penuh. Namun kami akan berupaya agar TBS dari petani tidak begitu lama menumpuk dan PKS," ujar Lichwan.

Selain itu, Gapki juga meminta para pengusaha sawit membeli TBS petani mitra dan swadaya sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

Ia juga meminta agar petani sawit tetap menjaga kualitas TBS-nya.

"Petani juga harus memahami kualitas TBS mempengaruhi harga. Semakin bagus kualitas TBS-nya maka semakin tinggi pula harganya," ujar Lichwan Hartono.

Tak hanya pengusaha kelapa sawit, dibukanya eskpor CPO juga menjadi angin segar bagi para petani sawit di Riau.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved