Breaking News:

Gawat, Geng Motor Foto Bareng Pamer Senjata Tajam, Kapolres Deliserdang Akan Lakukan Ini

Menyikapi foto kelompok geng motor Garuda Hitam pamer senjata tajam Kapolresta Deliserdang menegaskan pihaknya bakal ambil tindak tegas dan terukur.

Editor: CandraDani
HO/Tribun Medan
Kelompok geng motor Garuda Hitam kini meresahkan warga Kabupaten Deliserdang, karena berfoto pamer senjata tajam 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Masyarakat di Kabupaten Deliserdang kini dibayang-bayangi rasa ketakutan, setelah munculnya foto sekelompok anak muda yang merupakan komplotan geng motor Garuda Hitam.

Setelah teman-temannya ditangkap aparat Polresta Deliserdang, beredar foto kelompok geng motor Garuda Hitam pamer senjata tajam.

Belum diketahui kapan foto itu diambil.

Namun dalam foto yang beredar itu, senjata tajam yang dipamerkan ada berupa celurit, pedang, hingga parang.

Mereka memamerkan bendera hitam bertuliskan GH, yang diduga merujuk pada julukan Garuda Hitam.

Karena wilayah hukum Polresta Deliserdang ini dianggap masyarakat makin tidak aman, warga pun mendesak aparat kepolisian bertindak tegas.

Warga menduga, bahwa kelompok geng motor Garuda Hitam ini pula yang sering buat onar di wilayah Kabupaten Deliserdang, hingga ke perbatasan Kota Medan.

Beberapa aksi tawuran yang terjadi di Kabupaten Deliserdang dan perbatasan Kota Medan, diduga turut melibatkan kelompok geng motor Garuda Hitam ini.

Kapolresta Deliserdang, AKBP Irsan Sinuhaji menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur.

Bagi mereka yang coba-coba ingin mengganggu ketentraman masyarakat, khususnya di Kabupaten Deliserdang, pasti akan ditindak tegas.

"Sekali lagi, apabila membuat masyarakat tidak nyaman dan terganggu, kepada mereka yang terlibat geng motor ini akan kami lakukan tindakan tegas," kata Irsan, Senin (30/5/2022) malam.

Irsan menambahkan, bagi semua orang tua, khususnya yang ada di Kabupaten Deliserdang, diminta mengawasi anaknya masing-masing.

Jangan sampai ada yang terlibat dalam kelompok geng motor ini.

Jika saja dalam penangkapan nanti ada yang ditindak tegas dan terukur akibat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, jangan salahkan polisi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved