Berita Kampar
Tol Pekbang Pascafungsional Mudik Lebaran, Progres Konstruksi 82.25 persen dan Lahan 86.93 Persen
Ruas Tol Pekabang yang baru dapat digunakan masih dari Stationing (STA) 9+300 sampai 40+000 di Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pengerjaan konstruksi Tol Pekanbaru-Bangkinang (Pekbang) terus berlanjut setelah fungsional untuk Mudik Lebaran 2022.
Pengerjaan dari Kilometer 0 sampai overpass di Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang sedang berjalan.
Pada fungsional, ruas tol yang baru dapat digunakan masih dari Stationing (STA) 9+300 sampai 40+000 di Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang.
Ini karena konstruksi dari STA 0+000 belum rampung.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (HK), Tjahjo Purnomo mengatakan, pelaksanaan konstruksi sedang fokus dari STA 0 sampai 9.
Pelaksanaan konstruksi Ini dikerjakan bersama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), anak perusahaan sebagai kontraktor.
Menurut dia, progres ruas tol secara umum yang terbentang di sepanjang 40 kilometer itu akan mencapai 90 persen.
Baik konstruksi maupun progres lahan.
"Progres Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 40 km yakni progres konstruksi 82.25 persen dan progres lahan 86.93 persen," kata Tjahjo melalui keterangan tertulisnya yang diterima Tribunpekanbaru.com melalui Vice President (VP) Komunikasi Korporat, Intan Zania, Senin (30/5/2022) sore.
Ditanya soal kendala pembebasan lahan, ia mengaku, masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Ia menyebutkan, pembebasan lahan tersebut dalam ruas antara STA 1 sampai 9.
"Ketika lahan telah bebas, konstruksi di lapangan dapat terus dikerjakan," tandasnya.
Ia menargetkan progres konstruksi dari Kilometer 0 sampai 40 rampung pada Triwulan IV tahun ini.
Sementara Kilometer 9-40 sedang dalam proses laik operasi.
Ia menargetkan ruas STA 9-40 dapat beroperasi pada Triwulan II tahun ini.
Seperti diketahui, fungsional untuk mudik lalu belum terkualifikasi laik operasi.
Sebab berdasarkan penjelasan dari otoritas terkait, tol masih harus diuji kelaikan untuk dapat beroperasi setelah fase fungsional.
Uji kelaikan kewenangan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Di akhir keterangannya, Tjahjo menyatakan, Hutama Karya terus berupaya melakukan yang terbaik dalam penyelesaian bagian dari ruas Tol Riau-Sumatera Barat tersebut.
Sehingga dapat segera dioperasionalkan untuk kepentingan masyarakat.(*)
(Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sepekan_jelang_lebaran_akan_dibuka_gubri_sebut_tol_pekanbaru-bangkinang_terbaik_kedua_nasional.jpg)