Breaking News:

Berita Dumai

Keripik IDA Dumai, Bertahan ‎di Harga Rp10 Ribu Per Bungkus, Padahal Subsidi Migor Curah Dihapus

Di tengah mahalnya harga minyak goreng, dan dicabutnya subsidi untuk curah, usaha keripik cabe IDA tetap bertahan dengan harga Rp 10 ribu per bungkus

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ilustrasi keripik cabe. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Di tengah mahalnya harga minyak goreng, dan dicabutnya subsidi untuk curah, usaha keripik cabe IDA tetap bertahan dengan harga Rp 10 ribu per bungkus.

Jefri, generasi pemilik usaha yang sudah berdiri sejak 38 tahun lalu berharap kondisi mahalnya minyak goreng bisa diatasi segera oleh pemerintah demi keberlangsungan usahanya.

Kota Dumai ternyata memiliki oleh-oleh khas yang sudah lama ‎terkenal dikalangan wisatawan baik dalam dan luar negeri jika berkunjung ke Kota Dumai, oleh-oleh tersebut yakni keripik cabe atau balado.

Bahkan, keripik cabe atau balado menjadi primadona oleh-oleh bagi mereka yang datang ke Dumai.

Keripik yang terbuat dari singkong ini renyah di mulut sensasi cabe yang pedas berpadu dengan rasa manis dalam bumbu keripik tersebut.

Rasanya yang enak dan gurih, keripik cabe tidak cuma jadi cemilan, sangat cocok untuk dicampur dengan aneka makanan.

Di antaranya sate, soto, miso, bakso, lontong gulai hingga sajian menggugah selera lainnya.

Ada beberapa produk keripik cabe di Kota Dumai menjadi buruan untuk oleh-oleh para wisatawan maupun pengunjung yang datang ke Kota Dumai.

Produk yang melegenda di Dumai adalah Keripik Balado IDA.

Hampir seluruh masyarakat Dumai dan Riau, tahu betul bahwa Keripik Balado IDA ini terkenal karena rasa dan gurihnya, dibanding dengan keripik cabe singkong lainnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved