Future Islamic School Hadirkan Nurul Huda, Bahas Trik Public Speaking Bersama Guru dan Staf
Sekolah Future Islamic School (FIS) Pekanbaru menggelar diskusi public speaking dan service excellent. Nurul Huda hadir sebagai pemateri
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Sekolah Islam Terpadu Future Islamic School (FIS) Pekanbaru menggelar diskusi public speaking dan service excellent pada Sabtu (4/6/2022).
Acara yang diikuti sekitar 50 guru dan staf itu dilaksanakan di aula Sekolah Islam Terpadu FIS di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.
Hadir juga dalam acara tersebut, Direktur Pendidikan IT FIS, Muhammad Amin S.Pd, Pengurus Yayasan Nurul Farah Sigit Lestari, S.Pd, Kepala SMP IT FIS Rahmansyah, M.Pd, Kepala SD IT FIS Khairul Akbar, S.Pd.I, Kepala dan Pengawas TK IT FIS , Wiwit Sulastri, S.Pd dan Hasna.
Kegiatan bertajuk Sabtu Produktif itu menghadirkan Praktisi dan pemerhati Public Relations Ir. Nurul Huda, MH.,M.I.Kom.
Dalam paparannya, Nurul Huda menjelaskan tentang trik menjadi public speaker yang mumpuni dan handal.
"Salah satu faktor penting untuk menjadi public speaker handal adalah, rendah hati, empati, berfikiran positif dan berwawasan luas," sebut Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Wilayah Riau tersebut.
Dengan aspek-aspek tersebut, sebut Nurul Huda, seorang public speaker akan diterima oleh komunikan atau audiensnya dengan baik.
"Penerimaan dan pemahaman dari orang yang menjadi lawan bicara dari apa yang disampaikan oleh public speaker, adalah salah satu ukuran berhasilnya pekerjaan-pekerjaan public speaker tersebut," kata Nurul Huda.
Sosok yang juga seorang akademisi itu menjelaskan, public speaking juga memiliki peran dalam peningkatan sevice excellent ( layanan prima ).
"Termasuk di FIS. Sebagai lembaga yang melayani publik, peran public speaking sangat menentukan sekali persepsi orang terhadap sekolah ini," sebutnya.
Untuk itu, tambah Nurul, sudah seharusnya para guru dan staf di FIS memiliki kemampuan public speaking yang mumpuni sehingga eksistensi sekolah ini mendapat tempat dan apresiasi di hadapan masyarakat.
Tak hanya itu, kata Nurul, di rra digitalisasi, di mana proses komunikasi dan informasi melewati batas ruang dan waktu, menjadi momentum bagi FIS untuk hadir di tengah-tengah masyarakat secara terbuka.
"Dan salah satu kuncinya adalah lewat kemampuan public speaking," sebut Nurul Huda.
Sementara itu, Pengurus Yasasan Nurul Farah Sigit Lestari dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Sabtu Produktif merupakan ruang upgrade diri bagi para pendidik (guru-guru) IT FIS.
"Kali ini, kita mengetengahkan materi tentang Public Speaking, karena kita meyakini, ilmu ini adalah modal utama bagi guru-guru untuk memberikan layanan terbaik bagi siapa saja yang terkait dengan FIS," sebutnya.
Sementara itu, Kepala SD IT FIS, Khairul Akbar mengatakan, sesi Sabtu Produktif kali ini terasa sangat berbeda.
“Public speaking itu sangat relate dengan sevice excellent. Lewat diskusi ini, kami dapat pemahaman baru tentang cara melayani siswa, para orang tua, tamu dan pihak-pihak lainnya. Semoga ini memberi manfaat bagi kami," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/nurul-huda-di-sabtu-produktif.jpg)