Breaking News:

Berita Rohul

Sumber Air Kurang, Pendinginan Pasca Karhutla di Desa Pauh Rohul Hadapi Kendala

Tim Gabungan pemadaman Karhutla di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Rohul hingga saat ini masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Istimewa
Tim gabungan pemadaman Karhutla di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Rohul hingga minggu pertama Juni 2022 masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran. Tim Gabungan Pemadam Kebakaran di Desa Pauh masih bekerja melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Tim Gabungan pemadaman Karhutla di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Rohul hingga saat ini masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran.

Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Suheri Sitorus mengatakan pada Selasa (7/6/2022), proses pemadaman sudah selesai pada Senin sore kemarin.

"Saat ini, tim tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. Kendala utama yang dihadapi dalam proses pendinginan ini, adalah karena lahan di dominasi gambut," ungkap Suheri Sitorus.

Dia melanjutkan, perkiraan luasan lahan terbakar di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam mencapai angka 10 Hektar.

Namun, angka riil tersebut belum dapat diperkirakan karena proses pendinginan masih berlangsung sampai saat ini.

"Perkiraan kasar mencapai 10 hektar. Namun, belum bisa kita ukur secara keseluruhan," jelas dia.

Terpisah, Kapolres Rohul AKBP Eko WH saat dikonfirmasi menjelaskan, tim gabungan menghadapi kendala dalam melakukan proses pemadaman hingga pendinginan.

Di antaranya, adalah persoalan ketersediaan sumber air dalam melakukan proses penyemprotan pada lahan terbakar itu.

"Dikarenakan sumber airnya kurang, sementara volume air yang dibutuhkan sangat banyak. Makanya, proses pemadaman hingga pendinginan menjadi memakan waktu," kata Kapolres.

Sementara itu, Babinsa Koramil 10 Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR Serma BK Tumanggor menjelaskan, proses pemadaman itu sudah berlangsung hampir sepekan dan masih berlangsung.

"Sampai saat ini, Tim Gabungan Kahutla yang terlibat adalah dari TNI, Polri, BPBD Rohul, Manggala Agni dan stakeholder lainnya masih melakukan pendinginan," sebut Tumanggor.

"Kita berharap, proses ini dapat berlangsung cepat dan tidak meluas," singkatnya. (Tribunpekanbaru.com / Syahrul Ramadhan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved