Breaking News:

Berita Inhu

Bergaji Rp1,5 Juta,Honorer di Riau Bisa Beli Kebun Sawit Hasilkan Rp10 Juta Sebulan,Ini Rahasianya!

Di balik gaji yang kecil, ternyata masih ada tenaga honorer di Inhu yang mampu mempunyai kebun dan berpenghasilan Rp 10 juta dalam sebulan

Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit
Agus, Ipung dan Doni, tiga orang tenaga honorer yang bekerja di desa dan kecamatan di kabupaten Inhu, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Kebijakan penghapusan tenaga honorer di pemerintahan membuat risau sejumlah tenaga honorer di daerah termasuk di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Selama ini tenaga honorer di daerah menerima gaji yang kecil.

Sebagian ada yang menerima gaji Rp 300 ribu per bulan, sebagian lagi ada yang menerima gaji Rp 1,5 juta.

Namun di balik gaji yang kecil, ternyata masih ada tenaga honorer di Inhu yang mampu mempunyai kebun dan berpenghasilan Rp 10 juta dalam sebulan.

Ia adalah Agus Wiyono, seorang Banpol di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Inhu.

Agus memang hanyalah seorang honorer yang bekerja sebagai Satpol PP di kecamatan.

Namun ia memiliki manajemen ekonomi yang baik. Sehingga saat ini ia sudah memiliki beberapa hektare kebun sawit.

Agus mengungkapkan selama delapan tahun bekerja sebagai honorer di kecamatan, ia hanya menerima gaji Rp 1,5 juta per bulan.

Untuk membeli kebun sawit, ia nekat meminjam uang ke bank.

Hasil kebun sawit dan gaji dipakainya untuk membayar kredit ke bank dan memenuhi kebutuhan istri dan dua orang anaknya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved