Breaking News:

Berakhir 21 Hari Lagi, Kantor Pajak Riau dan Dumai Ajak Wajib Pajak di Kota Dumai Ikut PPS

Kanwil DJP Riau, KPP Madya Pekanbaru dan KPP Pratama Dumai melakukan penyuluhan gabungan Program Pengungkapan Sukarela (PPS), Kamis (9/6).

Editor: M Iqbal
istimewa
Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau, KPP Madya Pekanbaru dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Dumai bertempat di Hotel The Zuri Kota Dumai melakukan penyuluhan gabungan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) (Kamis,9/6) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau, KPP Madya Pekanbaru dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Dumai bertempat di Hotel The Zuri Kota Dumai melakukan penyuluhan gabungan Program Pengungkapan Sukarela (PPS), Kamis (9/6).

Kegiatan ini dihadiri 41 Wajib Pajak (WP).

Kota Dumai terpilih menjadi lokasi pertama dari 15 lokasi yang direncanakan untuk dilakukan sosialisai gabungan terkait pelaksanaan PPS oleh Kanwil DJP Riau yang akan berakhir pada 30 Juni 2022.

Mewakili Kepala Kanwil DJP Riau, Verizal Suryadi selaku Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyuluhan gabungan ini dilakukan dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak WP yang mengetahui terkait program PPS.

Ia berharap semua WP yang hadir secara langsung untuk dapat menyampaikan terkait adanya program PPS kepada, keluarga, saudara, rekan bisnis dengan harapan semakin banyak WP yang terinformasi dan mengikuti program PPS.

Verizal menyampaikan PPS merupakan pemberian kesempatan kepada Wajib Pajak (WP) untuk melaporkan dan mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi secara sukarela melalui pembayaran Pajak Penghasian (PPh) berdasarkan pengungkapan harta.

Lebih lanjut Verizal menyampaikan banyak manfaat yang akan diperoleh oleh WP jika mengikuti progam PPS salah satunya adalah perasaan lega karena sudah mengungkapkan harta dan ikut berkontrubusi dalam pembangunan negeri Verizal juga menyampaikan sampai berita ini dibuat sudah ada 68.762 WP yang mengikuti program PPS.

Kepala KPP Pratama Dumai, Laela Nikulina dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh WP yang hadir dan yang telah meluangkan waktunya di tengah-tengah kesibukan.

“Pajak menopang 80 % penerimaan APBN, banyak manfaat yang diperoleh dari pajak beberapa contohnya yaitu dulu Dumai-Pekanbaru ditempuh selama lima sampai tujuh jam, sekarang dengan adanya jalan tol Pekanbaru - Dumai yang dibiayai dari Pajak, Dumai-Pekanbaru dapat ditempuh dengan waktu dua jam. Tahun 2020 Indonesia mengalami Pandemi COVID-19, pemerintah memberikan vaksin gratis kepada seluruh masyarakat dan banyak manfaat lainnya,” ujar Laela dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Laela juga menyampaikan pokok-pokok penting dalam Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP) Nomor 7 Tahun 2021 antara lain perubahan NIK sebagai NPWP, perubahan layer tarif Pajak Penghasilan Orang Pribadi, batasan Penghasilan Tidak Kena Pajak bagi Wajib Pajak UMKM, perubahan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Program Pengungkapan Sukarela (PPS).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved