Breaking News:

Padang Trending di Twitter, Ternyata Heboh Rumah Makan Padang Plus Babi

Padang Trending di Twitter dengan jumlah tweet mencapai 9.252 hingga Jumat (10/060/2022) pukul 17.00 WIB, ternyata heboh Rumah Makan Padang Babiambo

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Ilustrasi
Padang Trending di Twitter, Ternyata Heboh Rumah Makan Padang Plus Babi 

TRIBUNPEKANBARU.CM, PEKANBARU - Padang Trending di Twitter dengan jumlah tweet mencapai 9.252 hingga Jumat (10/060/2022) pukul 17.00 WIB, ternyata heboh Rumah Makan Padang Babiambo .

Padang Trending di Twitter berawal dari menu Rumah Makan Padang Babiambo yang berbahan dasar daging babi.

Tweet netizen yang membuat Padang Trending di Twitter itu juga menyebutkan lokasi Rumah Makan Padang Babiambo yakni di Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.

Selain Padang Trending di Twitter , Rumah Makan Padang Babiambo juga heboh di media sosial lainnya.

Khususnya di Twitter, tweet netizen membahas tentang Rumah Makan Padang Babiambo tersebut.

Juga ada yang memuat foto menu Rumah Makan Padang Babiambo yang berbahana dasar daging babi di antaranya ada gulai babi dan rendang babi .

Tweet netizen juga memuat kecaman terhadap Rumah Makan Padang Babiambo dari sejumlah tokoh Minang atau tokoh dari Padang.

Di antaranya, kecaman datang dari Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus, Ketua IKM Hrian Andre Rosiade, Fadli Zon dan Hilmi Firdausi .

Dalam tweetnya, Fadli Zon menyatakan:

"Sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), kami protes keras atas penjualan kuliner Minang/ Padang menggunakan daging babi. Ini sensitif dan merusak prinsip kuliner Minang/ Padang yg halal," tegas Fadli Zon

Kemudian, Fadli Zon juga menambahkan :

"Kuliner Minang/ Padang dikenal sbg kuliner halal. Apalagi prinsip org Minang “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah”. Rendang jg sdh diakui dunia sbg salah satu makanan terenak dr bahan daging halal. Klu ada yg gunakan daging babi, jelas melukai org Minang/ Padang," jelas Fadli Zon .

Selain itu, Hilmi Firdausi menyatakan:

"Menurut sy ini sdh melampaui batas. Warga Minang teguh dgn prinsip ADAT BASANDI SYARAK, SYARAK BASANDI KITABULLAH. Masakan Padang terkenal di dunia krn citarasa, kelezatan & kehalalannya. Tlg jgn rusak itu. Kalaupun trick marketing, ini sdh kelewatan. Smg sgra diambil tindakan," tegasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved