Breaking News:

Polisi India Pukuli Warga Muslim Secara Brutal, Mereka Pembela Nabi Muhammad

BJP adalah partai yang berideologi nasionalis Hindu. Sejak partai ini berkuasa banyak kekerasan dan diskriminasi terhadap Muslim di India.

Capture BBC
Polisi India pukuli warga Muslim dengan brutal 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebuah video yang menunjukkan polisi India memukuli sekelompok Muslim di Uttar Pradesh dalam tahanan viral di media sosial.

Viralnya video tersebut viral setelah seorang anggota partai Bharatiya Janata Party (BJP) mengunggahnya ke media sosial dengan menuliskan narasi yang memuji tindakan brutla polisi tersebut.

Mereka ditangkap setelah menggelar aksi protes terhadap elit BJP yang melontarkan kata penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

BJP adalah partai yang berideologi nasionalis Hindu. Sejak partai ini berkuasa banyak kekerasan dan diskriminasi terhadap Muslim di India.

Salah satu pria yang dipukuli menggunakan pentungan kayu oleh polisi India bernama Saif (24).

Zeba kakak Saif menangis dan gemetar melihat video kebrutalan polisi terhadap adiknya.

"Saya bahkan tidak bisa melihat ini, dia dipukul sangat parah," kata Zeba saat ditemui wartawan di rumahnya di kota Saharanpur, India utara seperti dilansir dari BBC.

Dalam video tersebut, polisi terlihat terengah-engah kelelahan karena terlalu semangat memukuli para tahanan.

Polisi tersebut tak segan-segan mengayunkan tongkat kayu seperti baseball.

Bunyi pukulan terdengar jelas setiap pukulan mendarat diselingi oleh suara jeritan kesakitan.

"Sakit, sakit...TIDAK!" beberapa dari kelompok itu berteriak saat mereka meringkuk ketakutan, bersandar ke dinding.

Saat dentuman berlanjut, seorang pria berbaju hijau melipat tangannya dalam doa.

Saif terlihat mengenakan tunik putih mengangkat tangan ke udara seolah menyerah.

Pemuda itu adalah satu dari puluhan pria Muslim yang ditangkap dan ditahan polisi pekan lalu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved