Breaking News:

Berita Rohul

Lakukan Pemalsuan Data TBS, Pria di Rohul Ditangkap Tim Opsnal Polsek Kepenuhan di Jambi

Seorang pria Rohul ditangkap di Jambi oleh Polsek Kepenuhan lantaran telah melakukan pemalsuan data TBS.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Polsek Kepenuhan
Pelaku berinisial FLT alias Dani bersama Tim Opsnal Polsek Kepenuhan beberapa saat setelah diamankan di Provinsi Jambi beberapa waktu lalu. ? 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Seorang pria Rohul ditangkap di Jambi oleh Polsek Kepenuhan lantaran telah melakukan pemalsuan data TBS.

Kapolsek Kepenuhan Iptu Anra Nosa, Jumat (17/6/2022) mengatakan Tim Opsnal Polsek Kepenuhan berhasil mengungkap Tindak Pidana Pemalsuan atau Penipuan dan Penggelapan pada Selasa (14/6/2022).

Penangkapan dilakukan terhadap pelaku berinisial FLT alias Dani setelah adanya laporan dari manajemen PT Ema yang dirugikan atas tindakan pelaku.

"Kronologi awalnya itu bermula pada Selasa (14/6), dimana pelapor bernama Tunggul Andreas Sianturi dari manajemen PT Ema melaporkan adanya ‎timbangan fiktif pada 11 Februari 2022 lalu.

"Pada saat itu, pelapor kemudian memeriksa dan melakukan penyelidikan terkait temuan itu dan dijumpai adanya kesalahan dalam data TBS yang dimasukkan," ungkap Kapolsek Kepenuhan Iptu Anra Nosa pada Jumat (17/6).

Selanjutnya, pelapor melakukan pemeriksaan terhadap timbangan fiktif tersebut, dan menemukan data TBS luar dengan supplier AMS yang diangkut mengunakan mobil bernopol BM 9239 MH.

Selanjutnya, pada Rabu (9/3), sekira pukul 10.00, pelapor meminta data detail Penerimaan TBS luar dari supplier untuk dilakukan pemeriksaan.

"Pada saat pemeriksaan, pelapor menemukan data fiktif lainnya terjadi pada 3 Februari 2022 diangkut dengan mobil yang sama dan pembayarannya disetujui oleh kantor pusat PT Ema," tambahnya kemudian.

Tak hanya itu, pada 11 Maret 2022, pelapor melakukan pemeriksaan pada Supir mobil tersebut dan dia mengakui, jika dirinya mendapat perintah dari pelaku untuk mencairkan Surat Pengantar Buah Supplier AMS ke juru bayar‎ AMS secara tidak melalui prosedur yang diatur oleh PT Ema.

Atas tindakan itu, PT Ema diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp. 26.759.000 atas tindakan pemalsuan buah TBS tersebut yang dilanjutkan dengan pelaporan ke Polsek Kepenuhan untuk ditindaklanjuti.

Setelah menerima laporan itu, Tim Opsnal Polsek Kepenuhan mulai melakukan penelusuran dan melacak keberadaan pelaku di Provinsi Jambi.

"Setelah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Jambi, akhirnya kita berangkat kesana dan mendatangi kediaman pelaku di Kecamatan Alam Barajo di Jambi dan langsung mengamankan pelaku," tambah Anra Nosa.

Pada saat diinterogasi oleh petugas, pelaku berinisial FLT alias Dani mengaku, dia telah melakukan dugaan tindak pidana Pemalsuan dan atau Penipuan dan Penggelapan sebagaimana dilaporkan oleh pelapor.

"Pelaku‎ juga mengakui, jika dia mendapat uang sebesar Rp. 13.907.000 atas tindakan menukar SPB tersebut," bebernya.

"Pelaku juga mengaku, jika dia telah memberikan uang senilai Rp. 2,5 juta kepada Supir mobil yang digunakan mengangkut buah dan sudah kita amankan lebih dulu sebelum berangkat ke Jambi," tambah Kapolsek.

Masih dalam pengakuannya kepada petugas, pelaku mengaku jika uang sisa dari aksinya itu dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di balik jeruji besi Mapolsek Kepenuhan guna mempertanggungjawabkan perbuatan melawan hukumnya tersebut.

Bersama pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti buku jurnal sekuriti, rekaman cctv dan SPB milik AMS.

Terpisah, Tungul Andreas Sianturi dari Manajemen PT Ema saat diwawancara menyesalkan aksi pelaku. Pasalnya, pelaku merupakan pegawai PT Ema dengan posisi cukup baik sebagai Kepala Tata Usaha.

"Kita sangat menyayangkan aksi pelaku. Namun, bagaimana pun dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut secara hukum," singkatnya. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved