Breaking News:

Tinggal Sesal dan Kesedihan, Anak Gadis Ditemukan Tak Wajar di Dalam Kamar, Polisi Ungkap Fakta Ini

Mau bagaimana lagi. Kini hanya tersisa penyesalan dan kesedihan. Anak gadis pergi dnegan cara yang tak wajar.

Editor: Budi Rahmat
tribun
ILustrasi. Mau gimana lagi. Aanak gadis sudah ditemukan tak wajar di dalam kamar 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tinggal kesedihan dan penyesalana saja. Ibu ini harus kehilangan anak gdisnya dengan cara yang tak lazim.

Korban yang merupkan siswi SMK ini ditemukan di dalam kamarnya. Kondisi korban memprihatinkan saat ditemukan adiknya.

Sedangkan sang ibu berda jauh dari rumah. Selanjutnya dapat kabar soal kepergian anak gadisnya.

Baca juga: Warga Pelalawan Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa di Rumahnya, Diduga Bunuh Diri

Yang menyesak didada adalah, sebelum anak gadisnya itu meninggal dunia, si ibu sempat cekcok dengan korban.

Sampai kemudian korban masuk ke dalam kamar dan diketahui melakukan hal yang nekat

Ya, seorang perempuan berinisial KA (18), warga Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) nekat mengakhiri hidup dengan me minum racun pembasmi hama, Minggu (19/6/2022).

Tindakan siswi kelas 3 SMK ini dilakukan di rumah orangtuanya wilayah Dusun Waduruka, Desa Punti.

Kapolsek Soromandi Ipda Fedy Miharja mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki motif kejadian tersebut.

"Ya benar, korban minum racun pembasmi hama. Untuk motifnya masih diselidiki," kata Fedy kepada Kompas.com, Minggu.

Dari informasi yang dihimpun kepolisian, sebelum kejadian korban sempat cekcok dengan ibunya.

Namun penyebab cekcok mulut di antara keduanya itu tidak diketahui.

Baca juga: Diduga Hendak Bunuh Diri, Pria di Pelalawan Ini Panjat Tower 60 Meter

Baca juga: Utang Membawa Maut, Seorang Ibu Nekat Coba Bunuh Diri, Juga Coba Racuni Kedua Anaknya

Usai pertengkaran itu, korban pun langsung mengurung diri di kamar dan menenggak cairan racun. Sementara sang ibu tengah berada di ladang jagung.

"Menurut informasi dari keluarganya seperti itu. Tapi sementara kami masih dalami kebenaran informasi tersebut. Soalnya orangtua korban masih belum bisa kami mintai konfirmasi ataupun keterangan lainnya," ujarnya.

Fedy mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh adiknya berinisial CA.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved