Breaking News:

Ada Apa Hari Jumat Lusa? Tanggal 24 Juni 2022 Momen Bersejarah Astronomi

Ada apa dengan hari Jumat lusa? ramai yang mempertanyakan ada apa tanggal 24 juni 2022 lusa, jadi pertanyaan netizen.

Penulis: Sesri | Editor: Ilham Yafiz
B. Jonsson / NOIRLab NSF / AFP
Gambar selebaran ini dirilis oleh NOIRlab pada 30 Mei 2022, menunjukkan pesawat ruang angkasa Voyager 2 NASA menangkap pemandangan Uranus (di sebelah kiri) dan Neptunus (di sebelah kanan) selama terbang lintas planet-planet tersebut pada 1980-an. Jumat lusa akan terjadi fenomena planet sejajar. 

Lima planet akan naik di atas cakrawala pada dini hari Jumat.

Petugas astronomi publik di Royal Museums Greenwich, Dr Greg Brown mengatakan, Venus dan Jupiter akan menjadi yang paling mudah dilihat, dengan Venus di atas cakrawala sekitar pukul 04.00 pagi waktu Inggris dan Mars dan Jupiter terlihat sekitar pukul 02.45 pagi.

Sementara, Saturnus naik di atas cakrawala sekitar pukul 01.30, tetapi seperti Mars akan menjadi sulit untuk dilihat saat senja.

Merkurius akan menjadi yang paling sulit ditemukan karena baru terbit sekitar pukul 04.30 pagi, ketika akan sulit untuk melihat dalam cahaya fajar, dan akan tetap dekat dengan cakrawala.

"Satu-satunya kesempatan Anda untuk melihat kelima planet pada saat yang sama adalah setelah Merkurius terbit tetapi sebelum matahari terbit," ujar Brown.

Merkurius akan lebih mudah dikenali pada bulan Juni saat ia muncul di langit dan menjadi cerah.

Sementara itu Peneliti Astronomi dan Astrofisika BRIN, Clara Yatini mengatakan bahwa fenomena langka lima planet sejajar ini bisa dilihat juga di Indonesia.

Ia juga mengatakan, untuk mengamatinya bisa dengan mata telanjang atau tanpa bantuan alat pencitraan seperti teropong.

"Bisa terlihat di Indonesia. Mengamatinya sebelum Matahari terbit," ujar Clara saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/6/2022).

"Kalau langitnya bagus bisa dengan mata telanjang, tapi kalau obyeknya lemah agak sulit juga. Kalau dengan teleskop malah sulit karena medan pandang yang terbatas," imbuhnya.

Lalu apa dampak planet sejajar bagi Bumi?

Peneliti Astronomi dan Astrofisika BRIN, Clara Yatini menambahkan, fenomena lima planet sejajar ini bisa disaksikan di mana pun, baik daerah tinggi atau daerah rendah selama medan pandangnya tidak terhalang.

Meskipun termasuk fenomena langka, Clara menyampaikan, peristiwa sejajarnya kelima planet dalam galaksi Bima Sakti ini tidak berdampak langsung bagi Bumi.

"Tidak ada dampaknya langsung ke Bumi," ujar Clara.

( Tribunpekanbaru.com / M Ridho )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved