Breaking News:

Buldoser Jadi Alat Balas Dendam Pemerintah di India untuk Menghukum Warga Muslim

Pemerintah Uttar Pradesh negara bagian India menggunakan buldoser untuk menghancurkan rumah dan mata pencaharian komunitas minoritas Muslim

Penulis: M Iqbal | Editor: Guruh Budi Wibowo
Capture CNN
Polisi India tertawa di atas puing bangunan warga Muslim yang mereka bongkar dengan buldoser 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Buldoser menjadi alat berat yang paling ditakuti oleh warga Muslim di India. Sejak pemerintahan India dikuasai nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP), buldoser menjadi alat balas dendam.

Pemerintah Uttar Pradesh negara bagian India menggunakan buldoser untuk menghancurkan rumah dan mata pencaharian komunitas minoritas Muslim yang dianggap membangkang.

Penghancuran rumah dan properti milik warga Muslim oleh pemerintah Uttar Pradesh terjad pada Minggu lalu ketika pihak berwenang di kota Prayagraj.

Pemerintah Uttar Pradesh merobohkan rumah aktivis politik Javed Mohammad, menuduh bahwa itu telah dibangun secara ilegal. 

Namun klaim pemerintah Uttar Pradesh dibantah keras oleh pemilik rumah.

Kritikus mengatakan alasan sebenarnya di balik pembongkaran tidak ada hubungannya dengan dugaan ilegalitas bangunan, namun sebagai hukuman bagi kritikus pemerintah.

Sehari sebelum pembongkaran, polisi telah menangkapnya, menuduhnya sebagai dalang di balik protes ricuh yang mengecam pernyataan kontroversial tentang Nabi Muhammad oleh Nupur Sharma, mantan juru bicara BJP.

Namun para pemimpin BJP mengatakan jika penghancuran itu dilakukan sesuai hukum yang berlaku.

Dalam langkah yang jarang terjadi, mantan hakim dan pengacara terkemuka menulis surat kepada hakim agung negara itu mengatakan penggunaan buldoser adalah subversi yang tidak dapat diterima dari aturan hukum dan mendesak pengadilan untuk bertindak melawan"kekerasan dan penindasan terhadap warga Muslim.

Penggunaan buldoser juga telah ditentang di Mahkamah Agung dan pengadilan tinggi mengatakan penggunaannya harus sesuai dengan hukum dan tidak dapat dijadikan alat pembalasan.

Yogi Adityanath, ketua menteri Utar Pradesh pertama kali memerintahkan penggunaan buldoser sebagai hukuman dua tahun lalu terhadap penjahat terkenal Vikas Dubey, yang dituduh membunuh delapan polisi, dan politisi gangster Mukhtar Ansari.

Aksi itu pun mendapat simpati warga karena mengambil sikap tegas terhadap penjahat.

Namun aksi itu kini digunakan sebagai taktik untuk mengintimidasi oposisi dan kritikus pemerintah, terutama Muslim.

Sebelum pembongkaran di Saharanpur dan Prayagraj, Adityanath memimpin pertemuan di mana dia mengatakan bahwa buldoser akan terus menghancurkan penjahat dan mafia.( Tribunpekanbaru.com).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved