Breaking News:

Ini Nasib 6 Karyawan Holywings yang Promo Miras Bagi yang Namanya Muhammad dan Maria

Holywings Indonesia buka suara soal polemik promosi minuman keras (miras) untuk orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Editor: Muhammad Ridho
Istimewa
Razia protokol kesehatan di Holywings, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan pada Minggu (5/9/2021) malam. Sebanyak 6 karyawan Holywings Indonesia diperiksa intensif penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022), terkait postingan promosi minuman keras (miras) bagi pemilik nama Muhammad dan Maria oleh Holywings. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebanyak 6 karyawan Holywings Indonesia diperiksa intensif penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022), terkait postingan promosi minuman keras (miras) bagi pemilik nama Muhammad dan Maria oleh Holywings.

Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit, saat dikonfirmasi, Jumat (24/6/2022).

"Iya ada 6 orang lagi kita periksa sebagai saksi masih dalam proses ya," kata Ridwan,

Ridwan mengatakan, peran keenamnya adalah sebagai tim kreatif Holywings yang mempromosikan minuman beralkohol tersebut.

"Mereka tuh sebenarnya semuanya masih masuk dalam tim kreatif, mulai dari director sampe designnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Ridwan mengaku belum dapat menjelaskan secara detail alasan Holywings mempromosikan minuman alkohol denan menggunakan nama Muhammad dan Maria.

"Karena masih dalam pemeriksaan," ujar Ridwan.

Sebelumnya, Holywings Indonesia buka suara soal polemik promosi minuman keras (miras) untuk orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Manajemen Holywings menyebut buntut dari promosi tersebut jajaran Polres Metro Jakarta Selatan sudah memeriksa tiga karyawannya.

"Berdasarkan kejadian ini, team promosi Holywings Indonesia sejumlah 3 orang telah menjalani pemeriksaan 1x24 jam pada tanggal 23 Juni 2022 mulai dari jam 1 siang di Kantor Polres Metro Jakarta Selatan," tulis Manajemen Holywings Indonesia dalam keterangannya, Jumat (24/6/2022).

Selain pemeriksaan tim promosi Holywings, Ivan menyebut aparat kepolisian juga sudah menyita sejumlah barang bukti terkait dengan promosi tersebut.

"Memberikan barang bukti berupa 1 buah handphone, 1 buah laptop & 1 buah PC komputer yang digunakan untuk kebutuhan promosi tersebut," jelasnya.

Manajemen sekali lagi menghaturkan permintaan maaf atas kejadian yang membuat resah masyarakat belakangan ini.

Baca juga: Dianggap Melakukan Penistaan Agama, SAPMA Pemuda Pancasila Laporkan Holywings ke Polda Metro Jaya

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved