Breaking News:

Berita Rohul

Rambut Dicat Merah Menyala, Mas Gaul yang 13 Tahun Buron Diringkus Tim Kejari, Bunuh Wanita di Rohul

13 tahun jadi buronan, Mas Gaul alias Ucok Gaul bin Mukhtar dibekuk di Rohul. Mas Gaul kabur usai vonis setelah terbukti membunuh seorang wanita

Penulis: Syahrul | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Kajari Rohul Pri Wijeksono (jaket coklat di tengah) berfoto bersama Kasipidum Kejari Rohul Hendar Rasyid Nasution dan anggota Tim Tabur di Kejari Rohul sesaat sebelum menyerahkan Mas Gaul ke Polres Rohul. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - 13 tahun jadi buronan, Mas Gaul alias Ucok Gaul bin Mukhtar akhirnya menyerah pada takdirnya.

Mas Gaul kabur usai divonis 16 tahun penjara setelah terbukti bersalah membunuh seorang wanita di kabupaten Rohul, Riau.

Mas Gaul yang saat diamankan tengah memakai setelan kemeja kotak-kotak bercorak biru dan merah serta rambut yang merah menyala itu tercium keberadaannya oleh Aparat Penegak Hukim (APH) di Kabupaten Rokan Hulu sejak beberapa waktu belakangan.

Mas Gaul yang sudah bertahun-tahun lari menghindar dari jeratan hukum itu, akhirnya tertangkap basah saat tengah asyik nongkrong di sebuah kedai sekitar kawasan Rambah pada Kamis (23/6/2022).

Adalah Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri Rokan Hulu yang berhasil menangkap Mas Gaul dengan bantuan Tim Buser Polres Rokan Hulu sekitar pukul 20.00.

Kajari Rokan Hulu Pri Wijeksono saat dihubungi mengatakan, Mas Gaul masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Rokan Hulu sejak 13 tahun lalu.

Sejak vonis Pengadilan Tinggi Pekanbaru memutus dirinya hukuman penjara selama 16 tahun.

"Mas Gaul ini buron sejak 13 tahun lalu. Dia merupakan pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita di Dusum Sei Emas, Desa Kepenuhan Barat Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2009 lalu," katanya.

Adapun kasus yang menjerat Mas Gaul itu sudah disidangkan sejak 8 November 2010 lali hingga tingkat kedua di Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Tak main-main, atas perbuatannya itu, Mas Gaul divonis hukuman 16 tahun kurungan penjara karena terbukti bersalah telah menghilangkan nyawa seseorang.

Sayangnya, Mas Gaul memilih kabur melarikan diri pada saat proses hasil bandingnya di tingkat kedua selesai diputus.

Alhasil, Mas Gaul harus bertanggungjawab atas perbuatannya itu setelah terciduk oleh Tim Tabur dan langsung diseret ke Polres Rokan Hulu guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

"Bahwa eksekusi yang dilakukan terhadap Terpidana oleh Tim Tabur Kejaksaan Rokan Hulu adalah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 893K/Pid/2011 tanggal 18 April 2014 yang telah Incraht atau berkekuatan hukum tetap,” paparnya.

“Agar Terpidana Mas Gaul alias Ucok Gaul bisa menjalani sisa hukuman pidana penjara yang belum dijalani selama lebih kurang 15 tahun," sambung Kepala Kejari Rohul.

( Tribunpekanbaru.com / Syahrul Ramadhan )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved