Breaking News:

Idul Adha 2022: Begini Hukum Patungan untuk Beli Hewan Kurban

berkurban dianggap sebagai bentuk ibadah yang sifatnya sunnah, terutama bagi orang-orang yang memiliki kemampuan finansial lebih.

TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat menyerahkan sapi kurban kepada pengurus Masjid Raya Annur Provinsi Riau, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM -Simak di sini penjelasan tentang hukum patungan membeli hewan kurban.

Sebagaimana diketahui, seentar lagi umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha.

Pada momen ini, umat muslim dihimbau untuk berkurban.

Nah, jika membeli hewan kurban secara patungan, bagaimana hukumnya?

Berikut penjelasan Buya Yahya menjelaskan hukum patungan untuk membeli hewan kurban.

Sebagaimana diketahui momen lebaran ini identik dengan berkurban hewan ternak.

Biasanya di Indonesia, hewan yang disembelih adalah kambing ataupun sapi.

Anjuran ini pertama kali diperintahkan dalam kisah Nabi Ibrahim yang diuji harus menyembelih anaknya, Ismail.

Dalam ajaran Islam, berkurban dianggap sebagai bentuk ibadah yang sifatnya sunnah, terutama bagi orang-orang yang memiliki kemampuan finansial lebih.

Namun bagaimana hukumnya bila ingin membeli hewan kurban dengan cara patungan?

Pedakwah Buya Yahya mengatakan bahwa hal tersebut diperbolehkan dan tetap sah.

"Hukumnya sah jika memang seperti itu," terang Buya Yahya dikutip dari kanal YouTubenya, Senin (27/6/2022).

"Jadi kurban itu, kalau kambing satu untuk satu, kalau sapi atau unta satu itu boleh patungan orang tujuh. Dalam Islam hukumnya kalau patungan itu masuk, sah," lanjutnya.

Hal tersebut bahkan tertera dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

"Artinya: "Nabi memerintahkan kepada kami berkurban seekor unta atau sapi untuk setiap 7 orang dari kami," sambung dia.

Lebih lanjut, Buya Yahya juga berujar kegiatan patungan untuk membeli hewan kurban ini juga bisa dilakukan bersama keluarga terdekat.

Meski begitu, ia menyarankan agar berkurban sendiri. Sebab menurut dia, manfaat yang akan didapat juga tak kalah besar.

"Dan kalau memang kita bisa, sembelihlah satu sapi untuk satu orang, kan hebat. Semakin besar manfaatnya, semakin besar pahalanya," tandas Buya Yahya.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved