Breaking News:

Berita Rohul

Pria di Rohul Diamankan Polisi Saat Tawarkan Ampli Player Hasil Curian di Sekolah

Seorang pria di Rokan Hulu (Rohul) diamankan oleh Polsek Kunto Darussalam karena telah melakukan pencurian di SDN 011 Kunto Darussalam.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Seorang pria di Rokan Hulu (Rohul) diamankan oleh Polsek Kunto Darussalam karena telah melakukan pencurian di SDN 011 Kunto Darussalam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Seorang pria di Rokan Hulu (Rohul) diamankan oleh Polsek Kunto Darussalam karena telah melakukan pencurian di SDN 011 Kunto Darussalam.

Aksi pencurian kemudian diketahui oleh pihak sekolah. 

Terkaget-kaget, Kepala Sekolah Tarmizi pergi ke Sekolah SDN 011 Kunto Darussalam pergi menuju tempatnya bekerja, pada Kamis (16/6/2022) lalu.

Tarmizi sebelumnya mendapat telpon dari anggotanya Rio Saputra, bahwa ruangan kerjanya di sekolah sudah dijebol orang tak bertanggungjawab.

Tak tanggung, sejumlah barang elektronik berupa satu buah tv merk Samsung dan satu buah ampli player merk King Max hilang dari tempatnya di ruangan kepala sekolah.

Setelah diperiksa, ternyata maling masuk dengan cara mencongkel daun jendela ruangan kepala sekolah tersebut secara paksa.

Atas insiden itu, pihak sekolah mengalami kerugian hingga Rp 6 juta atas kehilangan dan kerusakan yang diderita.

Tak menunggu lama, Tarmizi kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kunto Darussalam guna pemeriksaan dan pengembangan selanjutnya.

Paur Humas Polres Rohul Aipda Mardiono mengatakan, usai menerima laporan itu, Kapolsek Kunto langsung memerintahkan tim opsnal untuk melakukan pemeriksaan dan pengembangan.

"Hingga hasil penyelidikan itu mengarah kepada seorang pria berinisial Y yang diduga sebagai pelaku pembobolan ruangan kepala sekolah tersebut," kata Paur pada Minggu (3/7).

Ihwal diketahuinya tindakan Y, lantaran dia menawarkan ampli player yang diduga merupakan hasil curian kepada masyarakat di kawasan SP 1 Desa Sungai Kuti, Kunto Darussalam.

"Mengetahui hasil penyelidikan itu, Tim Opsnal bersama dengan tokoh masyarakat setempat langsung mendatangi rumah Y dan melakukan penggeledahan," sebutnya kemudian.

"Pada saat itu, polisi menemukan ampli player itu berada dalam kondisi disimpan di dalam lemar baju dan langsung dibawa ke Polsek Kunto Darussalam sebagai barang bukti," bebernya.

Atas perbuatannya itu, Y kemudian diringkus dan harus mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Kunto Darussalam guna mempertanggungjawabkan perbuatan melawan hukumnya itu. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved