Breaking News:

Terungkap, Prancis Beli Gas Alam Cair, LNG Rusia di Tengah Embargo Eropa dan Amerika

Prancis menerapkan standar ganda dalam menegakkan embargo energi rusia oleh Eropa dan Amerika Serikat dengan tetap membeli gas dari Beruang Merah.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz
Sebastien SALOM-GOMIS / AFP
Kapal tanker LNG (gas alam cair) Flex Volunteer, berlayar di bawah bendera Kepulauan Marshall, berlayar di dekat jembatan Saint-Nazaire di atas muara Loire, saat meninggalkan dermaga Terminal LNG Montoir-de-Bretagne, dekat Saint -Nazaire, Prancis barat, pada 12 April 2022. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Prancis menerapkan standar ganda dalam menegakkan embargo energi rusia oleh Eropa dan Amerika Serikat dengan tetap membeli gas dari Beruang Merah.

Diberitakan Rianovosti, Prancis telah menjadi pembeli terbesar gas alam cair Rusia. Ini ditulis oleh Die Welt edisi Jerman, mengutip data dari pusat analisis Finlandia CREA.

Hal ini dikarenakan negara tersebut sedang mengalami masalah di sektor energi.

Secara khusus, karena alasan teknis, pengoperasian banyak pembangkit listrik tenaga nuklir harus dihentikan, yang mengakibatkan penurunan produksi listrik.

Prancis , ingat surat kabar itu, tidak lagi menerima gas Rusia melalui pipa sejak pertengahan Juni.

Pada saat yang sama, tidak seperti Jerman , negara ini memiliki empat terminal untuk menerima LNG sekaligus.

Penurunan ekspor gas Rusia tahun ini disebabkan penangguhan pasokan melalui pipa Yamal-Eropa sejak Mei, serta penurunan pemompaan melalui dua koridor utama lainnya Nord Stream dan sistem transmisi gas Ukraina, serta penurunan karena pekerjaan teknis pada pasokan di sepanjang Aliran Turki.

Selain itu, beberapa perusahaan Eropa menolak untuk membayar pengiriman di bawah skema rubel baru. Pada akhir April, Gazprom berhenti memasok gas ke Bulgargaz ke Bulgaria dan PGNiG ke Polandia, pada hari-hari terakhir Mei Gasum ke Finlandia dan GasTerra ke Belanda, dan di awal musim panas Shell Energy Europe di Jerman dan Orsted di Denmark.

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved