Breaking News:

Berita Dumai

Waspada, Ada Pencatutan Foto dan Nama Wali Kota Dumai di Akun FB

Pelaku memanfaatkan pesan messenger FB mencatut nama dan foto profil Wali Kota Dumai.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Pelaku memanfaatkan pesan messenger FB mencatut nama dan foto profil Wali Kota Dumai. FOTO: Akun palsu wali kota dumai, paisal yang dijadikan modus penipuan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kembali terjadi di Dumai, pelaku memanfaatkan pesan messenger media sosial Facebook (FB) mencoba menipu warga dan para Aparatur Sipil negara (ASN) dengan cara mencatut nama dan foto profil Wali Kota Dumai.

Dikarenakan maraknya kasus penipuan yang terjadi didunia maya yang meresahkan, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Dumai, Muhammad Saddam, meminta masyarakat Kota Dumai untuk waspada.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya telah banyak menerima informasi bahwa ada Pesan messenger dari FB mencoba menipu warga dan ASN di lingkungan Pemerintah kota Dumain dengan cara mencatut nama dan foto profil Wali Kota Dumai.

"Kita mendapat informasi bahwa nama orang nomor 1 di Kota Dumai, yakni Paisal digunakan penipu untuk mengelabuhi masyarakat adan ASN untuk menjebak korbannya, sehingga perlu diwaspada," katanya, Minggu (3/7/2022).

Saddam menegaskan, bahwa akun FB yang digunakan penipu bukan akun Wali Kota Dumai, penipu berupaya meyakinkan korbannya dengan memasang foto profil Walikota Dumai, Paisal.

"Kepada seluruh masyarakat, khususnya Kota Dumai, dan juga ASN di Pemko Dumain jika ada yang meminta uang atau meminta no rekening untuk mengirimkan uang atas nama Wali Kota, diharapkan jangan diladeni apalagi sampai dituruti," sebutnya.

Saddam berharap pemberitahuan ini disebar luaskan agar masyarakat lainnya tahu sehingga terhindar dari modus si penipu.

"Semoga masyarakat bisa lebih berhati-hati dan waspada karena modus yang sama digunakan dengan mengatas-namakan pemimpin/pejabat daerah lainnya," harapnya

Bukan hanya itu saja, jelasnya, bagi PNS untuk tidak melayani jika ada yang mengatasnamakan ajudan walikota, yang memberikan iming-iming jabatan.

"Kita juga pernah mendapat info bahwa para penipu ini mengatasnamakan ajudan walikota, menyasar PNS, yang mana meminta uang untuk diiming imingi jabatan, jadi jangan mudah percaya," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved