Breaking News:

Berita Dumai

Dumai Kini Punya Rumah Restorative Justice, Kajati Riau: Jangan Semua Kesalahan ke Pengadilan

Kepala Kejaksaan Tinggi, (kajati) Riau, Jaja Subagja telah meresmikan Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Dumai, pada Rabu

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Kajati Riau, Jaja Subagja telah meresmikan Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Dumai 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kepala Kejaksaan Tinggi, (kajati) Riau, Jaja Subagja telah meresmikan Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Dumai, pada Rabu (6/7/2022), pada kesempatan tersebut, bertepatan juga peresmian gedung baru Kejari Dumai.

‎Setelah meresmikan Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Dumai, ‎Kejati Riau, Jaja Subagja mengungkapkan, bahwa dengan adanya Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Dumai,‎ tentunya optimalisasi kinerja Kejari Dumai, akan lebih baik.

Ia menambahkan, Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Dumai, bisa menjadi salah satu alternatif dalam menyelesaikan permasalahan hukum, dengan cara mediasi antara si korban dan pelaku, jika dilihat dari kesalahan hukum yang dilakukannya.

"Dalam penegakan hukum, jaksa juga harus menggunakan hati, lihat permasalahan yang terjadi, kalau dia mencuri dua ekor ayam, untuk makan atau mencuri HP untuk biaya berobat dan lainnya, langkah keadilan Restoratif, ini sangat penting," sebutnya.

"Jangan semua kesalahan hukum harus dinaikan di pengadilan, lihat lihat juga. Kalau bisa dilakukan penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau peradilan dengan mengedepankan mediasi antara pelaku dengan korban lakukan itu di rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Dumai,‎" pesannya

Jaja meminta kepada Jaksa di Kejari Dumai, untuk lebih mengedepankan hati nurani melihat perkara yang disera‎hkan, jika bisa dilakukan Restoratif harap dilakukan.

"Ini sangat penting, langkah Restorative Justice sangat penting, dan harus disosialisasikan kepada masyarakat. Saya berpesan dengan para jaksa Kejari D‎umai, optimalkan Rumah Restorative Justice Kejari Dumai ini," pintanya.

Jaja menjelaskan, Rumah Restoratif Justice ini juga merupakan respon cepat Korps Adhyaksa menanggapi respon positif dari masyarakat atas penyelesaian perkara melalui penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice), sebagaimana diatur dalam pelaksanaan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Sementara, Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Dzakiyul Fikri mengaku, akan menjalankan apa apa saja pesan dari Kajati Riau, dalam mengoptimalkan kinerja Kejari Dumai.

"‎Kami akan maksimalkan peran dari Rumah Restorative Justice pada Kejaksaan Negeri Dumai, dan Kejari Dumai akan bersinergi dalam melakukan pendampingan hukum dalam hal legal assistance, legal opinion dan tindakan hukum lain," pungkasnya

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved