Takbir Keliling Harus Tetap Digelar, Achmad: MotoGP, Formula E, Piala Presiden Kenapa Bisa?
Anggota DPR RI asal Riau minta pemerintah tak melarang takbir keliling sementara kegiatan Piala Presiden, Formula E dan lainnya justru diperbolehkan.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah melalui Kementerian Agama mengeluarkan surat edaran ke seluruh daerah untuk larangan menyelenggarakan takbir keliling pada malam lebaran idul Adha.
Pemerintah beralasan karena antisipasi penyebaran Covid-19, tentunya kebijakan ini mendapatkan protes dari masyarakat.
Apalagi daerah sudah membuat kebijakan larangan takbir keliling, karena adanya surat dari Menteri Agama tersebut.
Menanggapi Kebijakan larangan takbir keliling ini, anggota DPR RI Achmad mengharapkan harus disesuaikan dengan kondisi saat ini, artinya pemerintah tidak perlu memperketat kebijakan kepada masyarakat.
"Saya minta sesuaikan dengan kondisi, apalagi kita tengok covid tidak terlalu begitu parah lagi, masalah takbir keliling itu masalah syiar. Masyarakat harusnya cukup dianjurkan protokol kesehatan, daerah terbuka tak perlu pakai masker,"ujar Achmad.
Apalagi sekarang sudah dilaksanakan ibadah haji, artinya menurut Achmad kegiatan berskala intrnasional sudah bisa terlaksana.
"Saya kira tak akan jadi masalah jika dilaksanakan takbir. Itu syiar, mana tahu dengan syiar itu wabah ini betul-betul akan hilang, akan terbang, sebagai penolak bala,"ujar Achmad.
Namun tetap menurut Achmad menggunakan masker pada saat syiar agama ini, karena bagaimanapun juga syiar agama ini sangat penting.
"MotoGP, Formula E, itu kerumunan. Harus melihat secara fair, kegiatan umum kok boleh, sekarang piala presiden juga dilaksanakan, kerumunan juga, pesta kawinan juga gitu, kita menengok kondisi secara fair,"ujar Achmad.
Achmad meminta jangan terkesan agama ini dipersulit, dipersempit geraknya dengan membuat kebijakan-kebijakan menyulitkan.
"Kesehatan masyarakat memang perlu, tapi kan covid-19 sudah melandai, sesuaikan dengan kondisi saat ini sajalah, orang sudah berkumpul kerumunan di Padang Arafah, kita hanya Takbir Keliling dengan skala yang lebih kecil,"ujarnya.
Sebagaimana diketahui di Kota Pekanbaru sendiri Pj Walikota sudah membuat kebijakan larang takbir Keliling, dengan alasan surat dari Menteri Agama tersebut.
(Tribunpekanbaru.com / nasuha Nasution)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/bupati-rohul-achmad_20160315_203407.jpg)