Breaking News:

Idul Adha 2022

Empat Tim Distankan Pekanbaru Awasi Proses Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha 1443 H

Ada sekitar 1.300 titik pemotongan hewan kurban di masjid dan mushala Kota Pekanbaru dalam Idul Adha ini.

Penulis: Fernando | Editor: Sesri
Foto/Ist
Petugas Distankan Pekanbaru melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban jelang Idul Adha 1443 di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Sebanyak empat tim dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru melakukan pengawasan terhadap proses pemotongan hewan kurban pada momen Idul Adha 1443 di Kota Pekanbaru.

"Jadi satu tim ada dua orang yakni dokter hewan dan satu paramedis," papar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distakan) Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Peternakan, Herlandria, Jumat (8/7/2022).

Menurutnya, ada sekitar 1.300 titik pemotongan hewan kurban di masjid dan mushala Kota Pekanbaru dalam Idul Adha ini.

Ia menyadari jumlah personel tim belum memadai sehingga pihaknya membuka posko pengaduan bila mendapati hewan kurban terindikasi tertular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Ada juga sejumlah posko untuk laporan temuan kasus PMK atau mendapati kurban terindikasi tidak sehat. Posko itu yakni di Distankan Kota Pekanbaru, Jalan Jendral Sudirman dan RPH Jalan Cipta Karya Ujung, Kecamatan Tuah Madani.

Kemudia ada juga di BPP Rumbai Jalan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur dan di BPP Kulim Jalan Pesantren, Kecamatan Kulim.

Baca juga: 300 Dosis Vaksin Penanganan PMK Sudah Didistribusikan Melalui Sentra Peternakan di Rohil

Baca juga: Meski Tak Ditemukan PMK di Dumai, 300 Ternak Sudah Divaksin, Stok Terbatas Utamakan Sapi dan Kerbau

Tim nantinya bergerak juga ke sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban.

Tim turun ke lokasi pemotongan pada Minggu (10/7/2022) dan Senin (11/7/2022). Ia menyebut banyak penyelenggara kurban melakukan pemotongan pada dua hari tersebut.

"Kita menjangkau lokasi yang terjangkau saja, bila tidak terjangkau bisa sampaikan laporan saja," paparnya.

Dirinya memastikan bahwa tim sudah memeriksa kesehatan hewan di peternakan dan pengumpul. Mereka sudah memeriksa hampir 3.800 hewan kurban.

Mayoritas hewan kurban dalam kondisi sehat sehingga dipastikan tidak tertular PMK. Ia juga memastikan belum ada hewan tertular PMK du Kota Pekanbaru.

Hewan kurban yang hendak dipotong mesti memiliki surat keterangan kesehatan hewan atau SKKH. Surat ini untuk memastikan hewan kurban tersebut dalam kondisi sehat.

( Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved