Breaking News:

Berita Dumai

Lima Hari Sebelum Idul Adha, DKPP Dumai Terjunkan 40 Anggota Periksa Hewan Kurban.

Lima hari menjelang perayaan idul Adha, DKPP Dumai telah melakukan pemeriksaan hewan kurban milik masyarakat atau panitia kurban di Kota Dumai.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: CandraDani
Istimewa
Petugas DKPP Dumai melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak sapi. 300 vaksin bantuan pemerintah pusat sudah disalurkan sebagai upaya pencegahan PMK. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melakukan penyembelihan ‎hewan kurban di hari raya Idul Adha 1443 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Dumai, telah menerjunkan puluhan anggota untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban di Kota Dumai.

Kepala DKPP Dumai, ‎Nurzerwan melalui Kasi Kesehatan Hewan, drh Rizqi Munarok mengungkapkan bahwa lima hari menjelang perayaan idul Adha, pihaknya telah melakukan pemeriksaan hewan kurban milik masyarakat atau panitia kurban di Kota Dumai.

"Kita telah menerjunkan 40 petugas untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban milik masyarakat yang akan di kurbankan pada perayaan Idul adha," katanya, Jumat (8/7/2022)

Ia menambahkan, pemeriksaan hewan kurban ini dilakukan untuk memberi kepastian kesehatan, umur dan lainnya, pada hewan kurban sebelum di kurbankan pada hari raya Idul adha.

Lebih lanjut dijelaskanya, hewan kurban yang telah diperiksa oleh petugas, akan diberikan keterangan berupa surat kesehatan yang menjelaskan, bahwa hewan kurban tersebut layak untuk dikurbankan.

Rizqi mengaku, dalam pemeriksaan hewan kurban yang telah dimulai pada lima hari menjelang perayaan idul adha, memang ada beberapa hewan kurban yang sakit, namun bisa sehat sebelum dikurbankan.

"Intinya saat pemeriksaan hewan kurban, tidak ditemukan tanda tanda Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di kota Dumai, dan saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban," sebutnya‎

‎Diakuinya, berdasarkan catatan yang dimiliki pihaknya, ada sekitar 2200 kebutuhan hewan kurban di kota Dumai, dan kebanyakan hewan kurban didatangkan dari luar daerah Dumai.

Dijelaskannya, dalam meantisipasi merebaknya wabah PMK pada hewan ternak di kota Dumai, Pemerintah Kota Dumai mengambil kebijakan Penanganan Wabah PMK serta Kesiapan Hewan Kurban Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, dengan membentuk Tim Satgas PMK.

Ia menerangkan, dalam melakukan pengendalian dan penanggulangan wabah PMK pada hewan ternak, tim satgas akan ditempatkan disetiap di check point atau pintu masuk Dumai, untuk melakukan, pengamatan, pengidentifikasian, pencegahan, pengamanan, pemberantasan dan pengobatan hewan yang masuk dari luar Dumai.

Dijelaskanya, pengawasan secara optimal akan dilakukan, karena pihaknya telah membentuk posko-posko dipintu masuk, seperti Bukit Timah, Tol, Pelintung, Bukit Kapur, serta pintu masuk lainnya, yang mana setiap posko akan ada Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan PMK yang menjaga.

‎"Tim satgas PMK sudah terbentuk, tim melakukan tugasnya untuk mencegah PMK di Kota Dumai, dan tim kesehatan hewan ternak akan melakukan pemeriksaan disetiap hewan kurban yang sudah masuk ke Dumai, menjelang penyembelihan hewan kurban," pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved