Breaking News:

Seolah Tahu Majikan Tak Akan Datang, Buaya Ini Pun Menghilang

Suryanto (48) Ketua RT 06 Bacang Pangkalpinang mengatakan kemunculan buaya yang terbilang jarang lantaran Jori pemberi makan buaya terjerat masalah

(Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani)
Jori, pemberi makan buaya yang kerap muncul di Kolong Kepuh, Bacang, Pangkalpinang. 

Persahabatan Jori, pria asal Pangkalpinang dengan seekor buaya muara akhir-akhir ini mengundang beragam reaksi khalayak luas.

Hubungan keduanya layaknya teman akrab.

Ia menamai reptil karnivora itu dengan sebutan Jojo, nama yang biasa disandang seorang lelaki.

Nama itu diambil sebab dari namanya yang berawal Jo.

Selain itu, lokasi kemunculan buaya yang berdekatan dengan Warjo (Warung Ijo), membuatnya semakin yakin untuk memanggil buaya tersebut dengan nama Jojo.

"Nama saya depannya Jo, di sini juga dekat dengan Warjo. Saat buaya itu dipanggil dengan nama Jojo, bahkan ia langsung cepat muncul kayak ngerti kalau ada yang manggil dia," tambahnya.

Saat ditemui Bangkapos.com, Jori pemberi makan buaya menuturkan, bahwa buaya tersebut bukan buaya liar seperti yang lain.

Lantaran Jori kerap memberi makan sang buaya selama dua bulan terakhir.

"Jojo ini bukan buaya liar kayak yang lain. Dia selama ini belum pernah ganggu manusia. Kebetulan kan baru viral di sosmed sekarang-sekarang ini. Biasanya saya kasih makan malam, namun sekarang sore seringnya," tuturnya.

Jori mengatakan, hal yang melatarbelakanginya memberikan makanan untuk buaya tersebut, lantaran ia tak ingin buaya tersebut menganggu anak-anak serta warga yang beraktivitas di sekitar Kolong Kepuh.

"Biar dia tidak ganggu kita, makanya saya sering beri dia makan, " ucapnya.

Dia telah memberi makan sang buaya selama dua bulan terakhir yang menghabiskan lima ekor ayam utuh setiap harinya.

"Setiap hari bisa habis 5 ekor ayam saya potong potong juga sore dan malam," sebutnya.

Pria yang tinggal tak jauh dari Kolong Kepuh itu juga kerap berkomunikasi dengan sang buaya di malam hari. Sebab agar kedekatannya semakin terjalin sehingga ia tidak mengganggu manusia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved