Breaking News:

Ingin Kuasai Perhiasan Bocah 7 tahun, Gadis ini Tega Menghabisi Korban dengan Cara yang Tak Lazim

Korban sengaja di ajak ke belakang rumah. Di tempat yang sepi itu, korban kemudian dibekap, tangan diikat dan dihabisi dengan cara yang tak biasa

Editor: Budi Rahmat
tribun
Ilustrasi. Bocah 7 tahun dihabisi dnegan cara yang tak lazim. pelaku ingin kuasai pehiasan korban 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Sungguh tak terkira apa yang dilakukan gadis berumur 14 tahun ini. Bagaimana ia begitu tega melakukan pembunuhan yang terbilang sadis.

Bahkan tak ada yang menyangka, jika sosok korban yang menjadi targetnya adalah orang dekat dan adalah temannya sendii.

Semua itu dipicu oleh keinginannya untuk mendapatkan perhiasan yang dipakai oleh korban.

Parahnya lagi, korban ini baru berusia 7 tahun yang tentu masih polos dan menerima pelaku sebagai sosok teman yang akan melindunginya.

Baca juga: Ayah yang Mutilasi Anak Kandung di Inhil Tak Sadar Telah Lakukan Pembunuhan Sadis

Namun, apa yang terjadi justru di luar dari perkiraan. pelaku tega menghabisi korban dengan cara yang tak terfikirkan oleh banyak orang.

Ya, gadis 14 tahun di Madura tega menghabisi nyawa temannya yang masih beusia 7 tahun. Karena pelaku yang gelap mata hanya karena ingin mendapatkan perhiasan yang dipakai oleh korban.

Kejadian naas ini terjadi di Pulau Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. Ironisnya agar korban tak bernyawa AM memukul kepala bocah naas itu hingga keluar darah dan meninggal dunia.

Khawatir ketahuan, jasad bocah malang itu dibuang di saluran air.

Baru tersangka mengambil sepasang anting milik korban dan dua buah gelas mas milik korban.

Gadis berinisial AM itu dengan tega menghabisi nyawa bocah perempuan itu dengan tragis. Tangan diikat dan membekap mulut korban dengan kerudungnya sendiri.

Baca juga: Dendam Berakhir Maut, Sabetan Celurit Tewaskan Rafli, Pembunuhan Maut di Palembang

Begini Kisahnya

Awalnya, tersangka yang merupakan anak perempuan berinisial AM (14) menginap dirumah korban selama lima hari dikarenakan diusir oleh tantenya.

Selama menginap tersangka melihat korban sedang menggunakan emas anting dan gelang tangan, sehingga ingin memiliki perhiasan tersebut.

Seiring berjalannya waktu, tepatnya (9/7/2022) siang, tersangka mendapatkan kesempatan dengan mengajak korban untuk rujakan namun tak terlaksana karena tersangka tidak memiliki uang sepeserpun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved