Breaking News:

Berita Pelalawan

Ternak Kurban yang Disembelih di Pelalawan Pada Idul Adha Tahun Ini Jumlahnya Naik 24 Persen

Total hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Pelalawan saat Idul Adha tahun ini mencapai 3.010 ekor atau naik 24 persen. Tahun lalu hanya 2.300.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Bupati Pelalawan H Zukri dan Wabup Nasarudin menyaksikan penyembelihan hewan kurban di mesjid Agung Ulul Azmi Pangkalan Kerinci, Senin (11/7/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Ternak Kurban yang disembelih selama Hari Raya Idul Adha tahun 2022 di Kabupaten Pelalawan, Riau meningkat drastis jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Berdasarkan pendataan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan hewan kurban yang dipotong saat ibadah kurban meningkat sekitar 24 persen.

Ternak yang disembelih berbagai jenis mulai dari sapi, kerbau, kambing, maupun domba.

Pemotongan dilakukan oleh mesjid maupun kelompok masyarakat hingga instansi pemerintah ataupun swasta.

"Total hewan kurban mencapai 3.010 ekor atau naik 24 persen. Tahun lalu hanya 2.300 ekor yang disembelih pada Idul Adha," tutur Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (12/7/2022).

Akhtar merincikan, sebanyak 3.010 ekor ternak kurban terdiri dari sapi 2.276, ada 227 kerbau, kambing mencapai 497, dan domba 14 ekor.

Dari total hewan itu, sebagian besar di datang dari berbagai daerah seperti Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kuantan Singingi, dan wilayah lain yang memiliki stok ternak yang banyak.

Ternak lokal tidak cukup memenuhi kebutuhan setiap Idul Adha, sehingga warga memesan dari luar daerah.

Ia memastikan, seluruh ternak yang dipotong sudah memenuhi standar dan persyaratan berdasarkan aturan yang ada.

Selain itu, kesehatan setiap ternak telah dicek terlebih dahulu sebelum disembelih petugas pelaksana kurban.

Tim kesehatan hewan telah ditugaskan di setiap kecamatan sejak dua pekan sebelum hari raya haji ini.

"Petugas kita aktif memeriksa kesehatan hewan dan belum ada temuan ternak yang sakit atau bermasalah," pungkas Akhtar.

Ia mengungkapkan, proses penyembelihan masih berlangsung sampai 3 hari setelah Idul Adha sesuai jaran agama. Seluruh ternak yang terdata dipastikan akan disembelih oleh masyarakat.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved