Breaking News:

Video Berita

VIDEO: 4 Kecamatan Terpantau Karhutla di Rohil, Sinaboi dan Bangko Paling Terdampak

Dalam pantauan tersebut terlihat sejumlah lahan yang sepertinya masih dalam kondisi terbakar karena masih mengeluarkan asap yang banyak

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, BAGANSIAPIAPI – Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) masih terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Selasa (12/7/22).
Sejumlah desa atau kepenghuluan yang terpantau memiliki titik api Karhutla, antara lain, Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko, Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau kapas (Palika), Teluk Nilap Kecamatan Kubu, Raja Bejamu Kecamatan Sinaboi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohil mengkonfirmasi titik api Karhutla tersebut berdasarkan pantauan udara Satgas udara Riau di wilayah Kabupaten Rohil sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam pantauan tersebut terlihat sejumlah lahan yang sepertinya masih dalam kondisi terbakar karena masih mengeluarkan asap yang banyak.

“Luasannya belum pasti berapa. Hasil pantauan dari patroli udara memang ada titik api di wilayah tersebut, tapi kalo dari satelit cuma 1 hotspot,” ungkap Plt Kepala BPBD Rohil, Ari Darma kepada Tribun Pekanbaru.

Menurut Ari, Karhutla memang terjadi di sejumlah wilayah Rohil dalam beberapa waktu terakhir ini, sejumlah personil juga telah diturunkan BPBD Rohil untuk menanggulangi Karhutla.

Personil melakukan pemadaman di kampung aman gang oncol, Kepenghuluan Sei bakau, Kecamatan Sinaboi bersama pihak perusahaan, damkar, anggota Polsek Sinaboi, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kampung Aman dan petugas gabungan lainnya.

“Kemarin kita sudah mulai lakukan pemadamannya, luas yang terbakar sekitar 3 ha, pemilik lahan belum diketahui,” ucapnya.

Ari menambahkan, Kecamatan Sinaboi dan Bangko sejauh ini merupakan daerah yang rawan terhadap Karhutla setelah terjadi lebih dari satu kasus Karhutla di kepenghuluannya, Labuhan Tangga Besar dan Labuhan Tangga Hilir di Kecamatan Bangko serta Raja Bejamu dan Sei Bakau di Kecamatan Sinaboi.

Oleh karena itu Ari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap Karhutla dan tidak melakukan hal – hal yang bisa menyebabkan Karhutla.

“Kita jaga alam, pasti alam akan jaga kita. Jangan buka lahan dengan cara membakar, laporkan apabila ada titik api,” pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com/ T. Muhammad Fadhli)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved