Breaking News:

Berita Dumai

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Via Kota Dumai Diklaim Satgas Covid-19 Mayoritas Sudah Booster

Menurut jubir Satgas Covid-19 Kota Dumai para PPLN‎ yang melalui pelabuhan internasional Dumai, hampir sebagian besar sudah melakukan Booster.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: CandraDani
istimewa
Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba dari Malaysia di pelabuhan Internasional Dumai. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Pemerintah mensyaratkan Warga negara Indonesia (WNI) yang hendak masuk maupun berencana ke luar negeri wajib booster per 17 Juli 2022.

Terkait hal tersebut, Kota Dumai, merupaka‎n satu satunya pelabuhan Internasional di Provinsi Riau, yang menghubungkan Indonesia ke Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Anto salah satu WNI yang baru saja pulang dari luar negeri melalui ‎pelabuhan Internasional Dumai, mengaku, tak mempermasalahkan hal tersebut, bahkan hal tersebut sudah harus dilakukan agar Indonesia bisa terbebas dari Covid-19.

"Gak masalah sih bang, saya juga sudah Booster ko, menurut saya malah bagus sih diterapkan wajib Booster, jadi aman untuk negara kita juga negara tetangga," katanya, Rabu (13/7/2022)

Dirinya mengaku, sebagai pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), terkait pengetatan protokol tak masalah, asal jangan sampai ditutup kembali jalur jalur ke luar negeri.

Sementara, Jubir Satgas Covid-19 kota Dumai, dr Syaiful mengaku, telah mendapat informasi dan membaca aturan terbaru terkait PPLN maupun pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang mana salah satu syaratnya lebih menekankan vaksinasi Booster.

Diakuinya, untuk para pelaku PPLN‎ yang melalui pelabuhan internasional Dumai, bisa dikatakan hampir seluruhnya atau Sebagian besar sudah Booster, tentunya persyaratan untuk PPLN wajib booster tidak ada masalah.

"Untuk vaksin booster seperti Moderna maupun Frizer di Dumai, masih tersedia dan cukup, jadi bagi masyarakat yang mau vaksin bisa datang ke puskesmas yang ada di kota Dumai," sebutnya.

Ia menjelaskan, hingga Selasa (12/7/2022), sudah 58.070 warga Dumai, yang sudah di vaksin dosis ke tiga atau booster, atau capaiannya sudah 24,60 persen dari sasaran vaksin sebanyak 236.058 jiwa.

Syaiful menerangkan, sasaran vaksinasi di Kota Dumai sebanyak 236.058 jiwa, hingga 12 Juli 2022 jumlah warga yang telah di vaksin dosis pertama sebanyak 249.655 jiwa atau 105,76 persen.

Lebihlanjutdijelaskanya, untuk Vaksinasi dosis kedua, sudah terealisasi sebanyak 188.610 jiwa atau 79,90 persen, dengan total dosis yang terpakai sebanyak 496.335 dosis.

Dirinya berpesan kepada masyarakat untuk tetap melengkapi vaksinnya hingga booster, karena ini sangat penting bagi kepunahan Covid-19.

Ia berpesan, meskipun sudah divaksin, masih bisa terinfeksi virus Corona, meski kondisinya tidak berat atau kritis. untuk itu harus tetap mematuhi Protokol Kesehatan ketat yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak serta tidak berkerumun.

"Lonjakan kasus akan meningkat apabila tidak disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan bagi masyarakat lengkapi vaksin hingga booster, karena aturan baru terkait pelaku perjalanan akan diterapkan pada 17 Juli 2022 mendatang, salah satunya adalah wajib booster," pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved