Breaking News:

Riau Darurat PMK

Antisipasi Wabah PMK, DTPHP Bengkalis Sudah Vaksinasi 589 Dosis di 5 Kecamatan

Antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bengkalis, vaksinasi terhadap hewan ternak di 5 kecamatan sudah dilakukan

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ilustrasi. DTPHP Bengkalis sudah vaksinasi 589 dosis di 5 kecamatan sebagai upaya antisipasi wabah PMK. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bengkalis, Dinas Tanaman Pangan Hotikultura dan Peternakan (DTPHP) Bengkalis sudah melakukan upaya vaksinasi hewan.

Untuk tahap pertama sudah dilakukan di beberapa kecamatan.

Hal ini diungkap Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan Bidang Peternakan DTPHP Bengkalis H Mardani, Jumat (15/7/2022).

Menurut dia vaksianasi yang sudah dilakukan diantaranya di Kecamatan Mandau, Pinggir, Tualang Muandau Bathin Solapan dan Bandar Laksamana.

"Vaksinasi di kecamatan kecamatan ini diutamakan, karena di sana resiko penyebaran yang paling tinggi.

Nanti vaksinasi akan terus dilakukan ke kecamatan yang wilayah resiko penularannya paling kecil," tambah Mardani.

Jumlah vaksin tahap pertama yang sudah direalisasikan sebanyak 589 dosis tersebar di lima kecamatan dan delapan desa.

Untuk tahapan selanjutnya pihak DTPHP Bengkalis masih menunggu vaksin dari Provinsi Riau.

"Kita masih banyak target yang harus di kejar, tapi menunggu dosis dari Provinsi Riau," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, jumlah kasus PMK di Bengkalis secara real saat ini berjumlah 118 kasus.

Dua ekor di antaranya sudah mati karena dilakukan pemotongan dalam upaya pencegahan penyebaran PMK.

Dari jumlah kasus tersebut delapan ekor hewan ternak masih dalam keadaan sakit dan perawatan.

Sedangkan sisanya sekitar 108 kasus sudah dinyatakan sembuh.

"Namun memang ada sekitar 541 ekor hewan ternak yang populasinya sekandang dengan hewan yang terpapar PMK, sehingga hewan ini terancam tertular PMK," jelas Mardani.

Jumlah yang terpapar PMK ini diantaranya tersebar di Kecamatan Mandau, Pinggir, Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Tualang Muandau.

"Sejauh ini daerah yang masih aman dari wabah PMK terdapat di pulau Rupat. Kita akan menjaga daerah ini untuk tetap aman dari PMK dengan tidak mengizinkan hewan ternak dari daerah terpapar masuk ke Pulau Rupat," tambahnya.

Hewan yang terpapar PMK di kabupaten Bengkalis hasil pemeriksaan DTPHP Bengkalis semuanya hewan yang di datangkan dari luar kabupaten Bengkalis.

Rencananya awalnya hewan ini akan digunakan sebagai hewan kurban.

( Tribunpekanbaru.com / Muhammad Natsir )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved