Breaking News:

Berita Siak

Pelaku UMKM di Siak Bisa Pasarkan Jualannya di Aplikasi Siakku, Marketplace yang Didukung Pemerintah

Bupati Siak Drs H Alfedri M Si terus mendukung sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak Alfedri berbincang dengan warga kampung Dosan, kecamatan Pusako agar menciptakan UMKM, Jumat (15/7/2022) pada kegiatan Bujang Kampung. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Drs H Alfedri M Si terus mendukung sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bahkan saat ini Pemkab Siak mendukung marketplace resmi bernama Siakku.

“Kami terus memantau perkembangan UMKM dan membantu pemasaran. Kita juga upayakan digitalisasi penjualan produk UMKM ini selain mendukung produk-produk yang dijual secara konvensional,” kata Bupati Siak Alfedri, Minggu (17/7/2022).

Memasarkan produk di marketplace Siakku tersebut juga sangat gampang. Pelaku UMKM bisa mendownload aplikasi di gadget berbasis android di playstore, dan mengikuti langkah-langkah registrasinya.

“Meski marketplace ini tergolong baru tetapi perkembangannya cukup signifikan. Saat ini sudah ada 300 produk UMKM yang dipasarkan di sana,” kata dia.

Pada kegiatan Bujang Kampung, bupati bekerja dan berkantor di kampung Jumat (15/7/2022) kemarin di kampung Dosan, kecamatan Pusako, Alfedri juga meminta data UMKM kepada perangkat kampung tersebut. Ia mengatakan setiap kampung/desa harus mampu melahirkan paling sedikit 10 UMKM per tahun.

“Tentu perangkat kampung harus mengetahui apa produk di kampung itu dan bagaimana peluang jika dijual. Jika ada kendala silakan diskusikan sama kami, insyaallah kami akan ikut memikirkan langkah-langkah efektif dan efisien untuk menciptakan UMKM baru tersebut,” kata dia.

Jika masing-masing kampung berhasil menciptakan 10 UMKM baru per tahun maka akan tumbuh 1.310 UMKM pertahun di kabupaten Siak,” kata dia.

Kabupaten Siak terdiri dari 14 kecamatan dan 131 kampung dan kelurahan. Pendorongan terhadap sektor UMKM tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga ada perputaran uang di tengah masyarakat secara produktif.

Program Bujang Kampung merupakan program populer bupati Siak Alfedri dan satu-satunya di Riau.
Bujang kampung di Dosan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Siak Husni Merza, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan dan Peternakan, Camat Pusako, Camat Bungaraya, Camat Sungai Apit dan sejumlah kepala kampung.

Kegiatan itu diawali dengan apel pagi bersama bersama Pemerintah Kecamatan Pusako dan Pemerintah Kampung Dosan serta tokoh masyarakat. Kegiatan ini untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Oleh karena itu, aparatur kecamatan, penghulu, Kadus, RK dan RT harus ambil andil terkait persoalan masyarakatnya, baik terkait data kependudukan dan masyarakat miskin untuk mendatanya dan laporkan kepada kami Bujang Kampung,” ungkap Alfedri.

Bukti nyata Pelayanan yang diberikan Pemerintah kabupaten Siak melalui Dinas Sosial adanya pelayanan Sistem Layanan Dan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) serta Pelayanan perekaman KTP elektronik, Kartu Keluarga, Pencatatan Surat Kematian, Perekaman Biometri dan Kartu Indentitas Anak. Selain itu, pelaku UMKM juga bisa mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas atas perizinan usaha yang dikembangkan. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved