Breaking News:

Irjen Ferdy Sambo Dicopot Kapolri setelah Keluarga Brigadir J Laporkan Pembunuhan Berencana

Irjen Ferdy Sambo dicopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam), Senin 18 Juli 2022.

Editor: Muhammad Ridho
Youtube @Kompastv
Irjen Ferdy Sambo Dicopot Kapolri setelah Keluarga Brigadir J Laporkan Pembunuhan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - AKHIRNYA Irjen Ferdy Sambo dicopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam), Senin 18 Juli 2022.

Irjen Ferdy Sambo dicopot Kapolri setelah beberapa jam sebelumnya keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J resmi melaporkan dugaan pembunuhan berencana.

Irjen Ferdy Sambo dicopot juga merupakan bagian permintaan pihak keluarga Brigadir J, selain melaporkan dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

Irjen Ferdy Sambo dicopot, kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, demi membuat proses penyidikan menjadi semakin terang.

"Malam ini kita putuskan untuk Irjen Pol Ferdy Sambo sementara jabatannya dinonaktifkan," ujar Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).

"Mulai malam ini saat ini kita nonaktifkan dan jabatan diserahkan ke Pak Wakapolri," sambungnya.

Sebelumnya Keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sebelumnya mendesak agar Kadiv Propam Polri  Irjen Ferdy Sambo, Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Propam Brigjen Hendra Kurniawan, dan Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) dinonaktifkan.

Dorongan itu disampaikan pihak kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, yang mengaku mendapat pesan itu dari keluarga Brigadir J langsung.

"Memohon dengan sangat kepada Bapak Presiden RI selaku kepala negara dan kepala pemerintahan supaya memberi atensi, demikian juga Komisi III DPR RI selaku wakil rakyat, termasuk kepada Bapak Kapolri untuk supaya sementara menonaktifkan Kadiv Propam Polri atas nama Ferdy Sambo," ujar Kamaruddin saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (18/7/2022).

"Kemudian menonaktifkan juga Karo Paminal atas nama Brigjen Hendra. Yang ketiga menonaktifkan Kapolres Jakarta Selatan," sambungnya.

Kamaruddin menjelaskan, ketiganya perlu dinonaktifkan agar penanganan perkara ini bisa ditangani secara objektif.

Kemudian, Kamaruddin meminta supaya mobil yang dipakai Irjen Sambo dari Magelang turut diamankan.

"Demikian juga CCTV-CCTV dari Magelang mulai dari jalan tol itu supaya diamankan juga, lintas-lintasan yang mereka lintasi supaya percakapan-percakapan antara nomor telepon Brigadir Yoshua Hutabarat dengan pimpinannya supaya disita juga dari Telkom atau dari operator," tutur Kamaruddin.

Lebih jauh, Kamaruddin meminta agar ponsel Sambo beserta istrinya, PC, disita. Tidak hanya itu, kata Kamaruddin, ponsel Bharada E serta ajudan Sambo lainnya perlu dilakukan penyitaan.

https://nasional.kompas.com/read/2022/07/18/18521231/breaking-news-kapolri-nonaktifkan-kadiv-propam-irjen-ferdy-sambo

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved