Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pihak Keluarga Brigadir J Menduga Ada Orang Lain yang Menjadi Sebab Kematian Korban

Misteri tewasnya Brigadir Polisi (Brigpol) Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) terus bergulir.

Editor: Ilham Yafiz
Tribunnews / Jeprima
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, korban peristiwa baku tembak antar anggota Polisi di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak dan Johnson Panjaitan saat tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Misteri tewasnya Brigadir Polisi (Brigpol) Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) terus bergulir.

Kini pihak keluarga yakin Brigadir J meninggal dunia bukan akibat ulah satu orang.

Pihak Keluarga meyakini Bharada E bukanlah aktor tunggal yang menyebabkan Brigadir J tewas.

Diwakili kuasa hukumnya Kamarudin Simanjuntak, pihak keluarga menduga kuat tewasnya Brigadir J dilakukan oleh lebih dari satu orang atau bersama-sama.

“Karena menurut perhitungan kami, berdasarkan fakta-fakta, hampir tidak mungkin yang bersangkutan melakukan ini atau setidak-tidaknya menurut perkiraan kami ada terjadi beberapa orang, bukan hanya satu orang atau dua orang ini ada beberapa orang,” ucap Kamarudin dalam BreakingNews KOMPAS TV, Senin (18/7/2022)

“Ada yang berperan pistol, ada yang berperan memukul, ada yang berperan melukai dengan senjata tajam, bahkan mungkin dengan sangkur atau dengan laras panjang itu loh,” imbuhnya.

Dari fakta banyaknya luka yang dialami Brigadir J, Kamarudin menduga peristiwa itu adalah pembunuhan terencana.

“Kenapa pembunuhan terencana, karena begini penjelasan dari para Karopenmas Polri adalah tembak-menembak,” ucap Komarudin.

“Katanya 1 orang menembakkan 7 peluru, yang menembakkan ini adalah sniper tapi tidak kena, tetapi ada yang tembak balik dari katanya Bharada E tembakkannya 5 kali kena 4 kali menghasilkan 7 lobang, ini ajaib ini harus diperiksa jenis senjata apa ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui polisi terlibat baku tembak dengan sesama polisi di rumah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang terletak di daerah Duren Tiga, Jakarta, Jumat (8/7/2022) lalu.

Baku tembak itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dengan melibatkan dua anggota polisi yakni Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Akibat kejadian itu, Brigadir J pun tewas.

Polisi mengatakan kejadian itu dipicu akibat pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Kepala Divisi Propam Polri, Putri Ferdy Sambo.

Brigadir J diduga melecehkan istri Kadiv Propam di dalam kamar dengan menodongkan senjata ke kepalanya.

( Tribunpekanbaru.com )

SUMBER:

https://www.kompas.tv/article/310406/kuasa-hukum-yakini-brigadir-j-tewas-bukan-hanya-oleh-bharada-e-siapa-pelaku-lainnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved