Breaking News:

Google, Facebook, WhatsApp, Instagram, Twitter Bakal Diblokir di Indonesia?

Mesin pencari Google, media sosial grup Meta ( Facebook , WhatsApp , Instagram ) dan Twitter terancam diblokir di Indonesia.

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
capture
Google, Facebook, WhatsApp, Instagram, Twitter Terancam Diblokir di Indonesia 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mesin pencari Google, media sosial grup Meta ( Facebook , WhatsApp , Instagram ) dan Twitter terancam diblokir di Indonesia.

Google, Facebook , WhatsApp , Instagram dan Twitter terancam diblokir di Indonesia karena mereka belum mendaftar di situs Kementerian Komunikasi dan Informastika Indonesia.

Grup Meta ( Facebook , Instagram , WhatsApp ), Google sampai Twitter yang merupakan perusahaan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) wajib terdaftar di situs pse.kominfo.go.id.

Tenggat waktu pendaftaran sudah ditetapkan Kemen Kominfo pada Rabu tanggal 20 Juli 2022 atau sekitar sehari lagi.

Dihubungi KompasTekno, baik Google, grup Meta dan Twitter enggan mengungkapkan alasan pihaknya belum mendaftar PSE.

Meta memilih bungkam, sementara Twitter belum memberikan penyataan terbaru.

Bulan lalu, KompasTekno telah menghubungi Twitter untuk menanyakan kesanggupannya mendaftar PSE.

Kala itu, Twitter hanya mengatakan pihaknya masih memantau dan menganalisis situasi.

"Saat ini tim kami sedang memantau dan menganalisis situasi yang ada," kata Arvy Harahap, Communication Manager Twitter Indonesia pada 24 Juni lalu.

Sementara perwakilan Google di Indonesia, menyatakan akan mematuhi aturan yang berlaku.

"Kami mengetahui keperluan mendaftar dari peraturan terkait, dan akan mengambil tindakan yang sesuai dalam upaya untuk mematuhi," kata perwakilan Google kepada KompasTekno melalui pesan singkat, Senin (19/7/2022).

Namun, hingga kini, nama perusahaan mesin pencarian raksasa itu juga masih belum terlihat terdaftar di laman PSE Kominfo.

Ada pasal karet yang hambat pendaftaran PSE?

Menurut konsultan dan peneliti keamanan siber, Teguh Aprianto, alasan Google dkk belum mendaftar yaitu karena Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020 yang mengatur PSE Lingkup Privat, dinilai bermasalah.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved