Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Vaksin Tak Habis-habisnya, Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Minta Booster Jangan Main Paksa Lagi

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH mengharapkan, agar pemerintah jangan memaksa masyarakat untuk disuntik vaksin booster.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi
Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH mengharapkan, agar pemerintah jangan memaksa masyarakat untuk disuntik vaksin booster. FOTO: Ruslan Tarigan, anggota Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak pemerintah mewajibkan masyarakat lagi untuk disuntik vaksin booster, sebagai syarat perjalanan dan masuk ke mal, sejak Minggu (17/7/2022) kemarin, menuai respon kurang baik dari hampir semua kalangan.

Masyarakat mengeluh, karena tidak habis-habisnya vaksin ini.

Termasuk juga dari kalangan wakil rakyat di Kota Pekanbaru. Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH mengharapkan, agar pemerintah jangan memaksa masyarakat untuk disuntik vaksin booster.

Terutama bagi yang sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap 1 dan 2. Alasannya, karena program awal pemerintah hanya vaksin 1 dan 2 saja. Saat ini, ada lagi program tambahan vaksin 3, sehingga bisa menimbulkan persepsi yang aneh-aneh dari masyarakat.

"Intinya begini saja, bagi yang mau vaksin booster, silakan. Begitu juga bagi yang tidak mau. Pemerintah jangan memaksa lagi lah. Kasihan masyarakat kita," tegas Ruslan Tarigan kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (19/7/2022).

Lebih dari itu, Politisi PDI-P ini juga mengajak semua masyarakat, agar tetap mematuhi prokes. Sebab, penyakit covid-19 ini belum tahu sampai kapan selesainya.

Hanya dengan pola hidup sehat, dan mentaati aturan, maka bisa terhindar dari corona.

Yang paling digarisbawahi lagi, bahwa dirinya akan mendukung program pemerintah ini, demi memutuskan rantai penyebaran virus covid-19. Pemerintah dipersilakan menjalankannya, demi Indonesia sehat.

"Sampai hari ini, kami mengapresiasi langkah pemerintah yang sudah berjibaku menanggulangi Covid-19. Mulai dari menegakkan protokol kesehatan hingga menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 bagi semua kalangan. Tapi kami berharap, ada kebijakan baru, terlebih masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap 1 dan 2," pinta Politisi Senior ini.

Vaksin booster atau dosis ketiga resmi ditetapkan pemerintah sebagai syarat perjalanan, mulai Minggu (17/7/2022). Kebijakan tersebut tertuang dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri Masa Pandemi Covid-19.

Dalam SE, bagi yang belum booster, wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19. Bagi yang sudah booster, dibebaskan dari syarat hasil tes negatif Covid-19.

Banyak masyarakat berspekulasi, bahwa vaksin ini menjadi proyek oknum tertentu, dalam Covid-19. Bahkan vaksin ini bisa lanjut ke dosis keempat dan seterusnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved