Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Kasus Penemuan Mayat yang Dikerubungi Biawak di Rohil Terkuak, Pelaku Dihadiahi Timah Panas

Pelarian pelaku harus terhenti di Jalan Abadi III, Marpoyan Damai, Pekanbaru saat akan menuju kota Jambi, Pelaku pun dihadiahi timah panas

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, UJUNG TANJUNG – Kasus Pembunuhan seorang pemuda yang ditemukan mengapung di dalam parit areal kebun sawit milik warga Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), akhirnya terkuak.

Pelaku FH (39) selaku terduga kasus pembunuhan berhasil diamankan dalam waktu lebih kurang 1 x 24 jam oleh Tim gabungan Satreskrim Polres Rohil bersama Jatanras Polda Riau.

Pelarian pelaku harus terhenti di Jalan Abadi III, Marpoyan Damai, Pekanbaru saat akan menuju kota Jambi, Pelaku pun dihadiahi timah panas tepatnya di kaki kanan setelah berupaya kabur dari pengejaran.

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, SH, S.IK, M.Si, menjelaskan, penangkapan pelaku atas laporan dari pihak korban ke Polsek Kubu, setelah dua warga menemukan sesosok mayat mengapung tanpa celana di dalam parit tepatnya di Jalan Lokasi Dua Dusun Teluk Nilap Kecamatan Kubu Babusalam, Rohil, pada Sabtu (16/7/22).

“Saat ini tersangka ditahan di rumah tahanan Polres Roh dan dijerat pasal 340 Subs pasal 338 KHUPidana dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara,” ungkap Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto dalam press relese di Media Center Mapolres Rohil, Ujung Tanjung, Rohil, Senin (19/7/22).

Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan, pelaku mengakui bahwa motif kasus ini di dasari karena tersinggung oleh bahasa atau perkataan korban berinisial WRF (18) saat meminta hutang uang Rp. 1.4 juta di rumah pelaku, Selasa (12/07/22) Malam.

“Malam itu, korban dan temannya disuruh ayahnya mendatangi rumah pelaku, kemudian karena tersinggung bahasa korban, korban (kesendiriannya) diajak pelaku untuk menemaninya kerumah toke dan diperjalanannya, pelaku sempat menikam dada korban pakai gunting hingga terjadinya perkelahian,” ujar AKBP Andrian dalam press release tersebut juga menghadirkan pelaku FH serta barang bukti.

Akibat dari perkelahian tersebut, pelaku membenturkan kepala korban ke batang kayu dan menjerat leher pakai ikat pinggang pelaku.

Setelah korban tewas, pelaku langsung membuangnya ke dalam parit diareal kebun sawit milik warga pada malam Rabu (13/7/22).

“Kemudian pelaku melarikan diri dengan sepeda motor jenis KLX milik korban dan menjual untuk ongkos pelaku melarikan diri,” jelasnya.

Sementara itu, mayat korban ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan karena sempat dikerumuni kawanan biawak di dalam parit bekoan.

Beruntung dua orang warga yang sedang melintas melihat kawanan biawak dan mengusirnya, sehingga melihat sesosok mayat di dalam parit bekoan.

Setelah melihat mayat, dua orang tersebut langsung menuju ke rumah Ketua RT setempat untuk kemudian dilaporkan ke polisi.

Untuk diketahui, tampak hadir juga dalam press release tersebut, yaitu Waka Polres Kompol F Tambunan ST, Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa SIK MH, Kapolsek Kubu AKP Sardianto SH, Kasi Humas AKP Juliandi SH serta dihadiri tersangka beserta barang bukti. ( Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved